5 Perjuangan Aktivis Lingkungan Cilik

Oleh : Iqbal Vetra

[UNIKNYA.COM] Berbagai seruan untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan akibat aktivitas pemanasan global, terus dikumandangkan. Jika selama ini masalah lingkungan hidup seolah hanya menjadi bagian dari kepedulian kaum dewasa saja. Namun anda pasti akan tercengang apabila ternyata seorang anak baru gede (ABG) mendapat perhatian yang tidak kalah tingginya dengan kalangan dewasa.

Petualangan dan perjuangan mereka demi menyelamatkan bumi dari kerusakan, telah menginspirasi banyak orang. Bahkan, mereka telah dianggap menjadi pahlawan lingkungan hidup paling berpengaruh di dunia. siapa saja mereka? Yuk simak rangkumannya.

1. Severn Cullis-Suzuki

perjuangan aktivis lingkungan  cilik pertama ialah Severn Cullis Suzuki.  Para aktivis lingkungan hidup di belahan bumi manapun, pasti tahu tentang sosok wanita satu ini.  Namanya mulai dikenal setelah pidatonya bergema dalam ruang pertemuan KTT lingkungan hidup pbb yang diadakan di rio de janeiro tahun 1992 lalu.

gammbar1

 Ketika itu, ia masih berusia 12 tahun, namun ia mendapat kesempatan menyampaikan pidato singkat di hadapan orang-orang penting dunia.

 Pidatonya memang diucapkan dengan bahasa sederhana, namun pandangannya tentang masalah lingkungan hidup berhasil menuai apresiasi luar biasa. Beberapa delagasi yang hadir bahkan sampai menitikkan air mata mendengar seruan pidatonya.

2. Felix Finkbeiner

Aktivis cilik berikutnya adalah Felix Finkbeiner. Ia merupakan seorang pahlawan lingkungan hidup dunia yang memiliki misi mengurangi perubahan iklim dengan penghijauan.

 Sejak umur sembilan tahun, ia telah mencetuskan ide untuk menanam satu juta pohon di kampung halamannya di Jerman. Dan pada  tahun 2011, organisasi Felix, plant for the planet berhasil memenuhi target tersebut. Sejak itulah ia berhasil  menyebarkan pesan penghijauan ke beberapa negara dunia.

gambar2

3. Milo Cress

Berikutnya adalah Milo Cress. Ia merupakan aktivis lingkungan termuda di Amerika Serikat. Sejak usia 10 ia telah memulai gerakan be straw free atau gerakan bebas sedotan, sebuah organisasi nirlaba dengan misi mengurangi penggunaan dan limbah sedotan plastik sekali pakai di masyarakat.

 Inisiatif lingkungan yang digagas olehnya mendapat pengakuan yang luas dan perhatian di seluruh dunia. Bahkan Milo mendapat undangan dari 15 negara untuk mengajak gerakan mengurangi penggunaan sedotan kepada anak-anak, kelompok lingkungan, maupun sekolah-sekolah.

gambar3

 

4. Muhammad Miqdad

Aktivis cilik berikutnya datang dari dalam negeri, ia adalah Muhammad Miqdad, 14 tahun. Kiprahnya di bidang pelestarian lingkungan hidup ternyata sudah mendapat perhatian internasional. Bahkan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Ban Ki-Moon mengakui perannya dalam  upaya pelestarian lingkungan.

 Dia adalah Direktur Greenwood Nusantara, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang lingkungan hidup.  Dia mulai mewujudkan keinginannya untuk terlibat di bidang riset lingkungan dengan belajar membuat riset dan kerja ilmiah. Salah satu karya nya ialah kompor tenaga surya.

 Kiprahnya di acara konferensi internasional, mendapat perhatian Sekjen PBB Ban Ki-Moon yang secara khusus melihat produk kompor tenaga surya yang dipamerkannya.

gambar4

5. Tiara Karina Pandiangan

Aktivis cilik terakhir ialah Tiara Karina Pandiangan. Gadis yang akrab disapa titi ini sangat peduli akan lingkungan hidup. Semuanya dimulai saat ia mengkampanyekan menolong bayi kura-kura saat ia berulang tahun ke-6 di tahun 2006. Saat itu ia meminta teman-teman sekelasnya untuk tidak memberinya hadiah ulang tahun berupa hadiah, tapi donasi yang diberikan kepada World Wild Fund (WWF)  untuk perlindungan kura-kura.

Putri sulung dari dua bersaudara ini meluncurkan kampanye lainnya, “Small Action, Big Changes” dengan cara berbicara dengan orang-orang yang ia temui sedang membuang  sampah sembarangan. Pada ulang tahunnya yang ke-7 di bulan Februari 2011, Titi memperluas kampanyenya dengan mendorong orang untuk tidak membuang sampah dari dalam mobil ke jalan. Ia memiliki lebih dari 2000 pin dan stiker sebagai bukti.

 Atas upayanya, Hotel JW Marriott Hotel memberinya apresiasi dengan cara mengadopsi  kampanye Titi dan memperkenalkan aktivis lingkungan berusia 7 itu sebagai bagian dari program hijaunya. (**)

gambar5

Sumber : dari berbagai sumber, old.uniknya.com, Maret 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com