5 Keajaiban Alam di Dunia Es (Bagian – II Habis)

Oleh: Izzaniskala

[UNIKNYA.COM]: Baik di Kutub Utara ataupun wilayah ekstreme bersuhu rendah lainnya, dapat dipastikan akan selalu ada salju dan es. Namun uniknya tidak semua benda cair yang ada di kawasan bersuhu rendah menjadi lempengan ataupun bongkahan es. Beberapa keajaiban alam tercipta seperti sungai yang mengalir di atas permukaan es. Gak percaya? Berikut old.uniknya.com merangkum 5 keajaiban alam di dunia es:

 

1. Glasier Elephant-Foot, Greenland

(Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

Glasier Elephant-Foot, Greenland(Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

Keajaiban alam yang satu ini ditemukan di wilayah utara Greenland. Karena bentuk dan warnanya yang abu-abu menyerupai kulit gajah, tidak heran jika dinamai Elephant-Foot Glacier. Glasier yang satu ini merupakan hasil ablasi yang dilakukan oleh cairan es. Uniknya, lapisan ablasi tidak menyatu dengan salju yang membeku di atasnya.   
 

2. Ombak Membeku, Antartika

(Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

Ombak Membeku, Antartika(Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

Foto ombak yang membeku di atas diambil di kawasan Antartika, ditemukan oleh ilmuwan Travouillon pada 2007. Namun bukan seperti yang dibayangka, bekuan ombak tersebut bukalah gelombang air laut yang membeku begitu saja. Melainkan gelembung udara yang terperangkap oleh air yang membeku. Sementara warna biru merupakan cahaya matahari yang menembus dan memantul dipermukaan es.
 

3. Gunung Es Bergaris (zebra), Samudera Selatan

(Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

Gunung Es Bergaris (zebra), Samudera Selatan(Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

 

Kebanyakan gunung es berwarna biru dan hijau, atau bisa pula kecokelatan, seperti fenomena alam yang sering terjadi di Samudera Selatan. Namun kali ini garis warna yang terdapat digunung es zebra ini memiliki warna yang cukup unik, yakni kuning, cokelat, hitam dan biru.
Warna tersebut didapatkan dari salju yang turun kemudian bercampur dengan garam serta mineral lainnya yang terdapat di dalam air laut. Bahkan tumbuhan serta organisme di dalam air laut pun turut berperan serta mempengaruhi lapisan warna yang terdapat di permukaan gunung es. Elemen-elemen tersebut kemudian dibentuk oleh gelombang dan angi yang bertiup sehingga menghasilkan warna yang indah.
 

4. Menara Es di Gunung Erebus, Antartika

(Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

Menara Es di Gunung Erebus, Antartika(Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

 

Ratusan menara es setinggi 3.800 meter berdiri kokoh di Gunung Erebus. Berdasarkan keterangan para ilmuwan, menara es ini dibentuk oleh bertemunya lava panas dengan es yang ada di Antartika. Kedua materi yang suhunya berlawanan tersebut bercampur dan membentuk keajaiban alam yang indah. Luar biasanya lagi ketinggian menara es bisa mencapai 20 meter…Wow!

 

5. Peninentes (Duri Es) di Chile dan Argentina

(Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

Peninentes (Duri Es) di Chile dan Argentina(Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

Peninentes merupakan hamparan es yang berdiri menyerupai duri. Keajaiban alam ini terdapat di Pegunungan Andes, Chile dan Argentina, di ketinggian 4.000 meter di atas laut. ketinggian duri di wilayah Andes ini bervariasi namun yang tertinggi mencapai 5 meter, tak heran jika penampakannya menjadikan Andes sebagai hutan es berduri. Orang-orang Andes berpendapat fenomena duri es dibantu oleh angin kencang yang bertiup.(**)

Sumber: theworldgeography.com, old.uniknya.com, Juni 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com