5 Kondisi Medis Mengejutkan yang Disebabkan oleh Game (Bagian II – Habis)

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Nah! Artikel ini mungkin cocok buat Anda para pecinta video game yang memporsir tubuhnya hanya untuk sekedar bermain game dengan jangka waktu yang cukup lama. Pasalnya, ada beberapa efek medis yang ditimbulkan jika Anda terus-terusan bermain video game terhadap tubuh Anda. Penasaran dengan kondisi medis yang dimaksu?? Langsung saja kita simak artikel berikut!

 

1. Efek Tetris/Fenomena transfer Game

[spoiler]

[/spoiler]

Fenomena ini dapat terjadi setelah bermain game apa saja untuk waktu yang lama, namun Tetris adalah penyebab yang paling umum. Para pengguna mengatakan bahwa setelah bermain game selama berjam-jam, mereka sengaja mentransfer unsur dari isi permainan, atau interface, ke dalam kehidupan sehari-hari mereka. Misalnya, pengguna dapat mulai melihat blok jatuh di mana-mana, atau mungkin mulai berfantasi tentang blok Tetris yang akan masuk ke dalam kota. Kadang-kadang gambar mengambil alih proses berpikir penderita, gambaran mental, dan impian.

Dalam kasus ekstrim, pihak berwenang telah melaporkan terjadi kecelakaan mobil karena diakibatkan sibuk berfokus pada blok tetrisyang ber jatuhan yang sebenarnya tidak benar-benar ada.

2. Masalah Penglihatan

[spoiler]

(sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

Video game dapat menyebabkan masalah penglihatan. Tampilan layar yang luas pun menyebabkan ketegangan mata, dan penggunaan komputer yang berkepanjangan juga bisa dikaitkan dengan glaukoma, terutama di kalangan pengguna yang rabun. Menatap layar terang sangat berbahaya bagi komponen fisik dari mata, terutama karena selama sesi komputasi kita cenderung berhenti berkedip dan mulai menatap, yang membuat mata kita saring dan mengering.

Masalah penglihatan di kalangan gamer dikenal sebagai “Guitar Hero / Rock Band Eyes.” Hal ini mirip dengan Efek Tetris karena melibatkan grafis imajiner ke retina Anda lama setelah Anda berhenti bermain.

3. Carpal Tunnel Syndrome

[spoiler]

(sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

Carpal Tunnel Syndrome disebabkan ketika saraf utama antara lengan bawah dan tangan berulang kali meremas atau ditekan. Tekanan ini terjadi ketika karpal tunnel, daerah pergelangan tangan yang mana menjadi rumah saraf utama dan tendon, mengalami kejenuhan atau bengkak. Penggunaan komputer telah lama dikaitkan dengan Carpal Tunnel Syndrome, sehingga tidak mengherankan bahwa itu adalah gejala fisik dari kecanduan game. Terlalu sering menggunakan mouse komputer dapat menyebabkan iritasi dan pembengkakan tersebut, seperti terjadi penggunaan berlebihan pada controller video game.

4. Migren

[spoiler]

(sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

Sakit kepala migrain dapat menyebabkan rasa nyeri di kepala yang intens berdenyut atau berdenyut dalam satu area kepala dan umumnya disertai mual, muntah, dan kepekaan ekstrem terhadap cahaya dan suara. Serangan migrain dapat menyebabkan sakit parah berjam-jam dalam beberapa hari. Meskipun ada banyak pemicu migrain, orang-orang yang bermain video game untuk waktu yang lama lebih rentan terhadap sakit kepala karena konsentrasi yang intens diperlukan saat bermain game, serta ketegangan diletakkan pada mata dengan menatap layar terang.

5. Kematian

[spoiler]

(sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

Seorang pria berusia 28-tahun pingsan setelah bermain permainan “Starcraft” di sebuah kafe internet di kota Taegu, Korea Selatan pada tahun 2007. Menurut pihak berwenang, pria itu tidak tidur, makan sangat sedikit, dan tidak beranjak ke kamar mandi untuk istirahat selama 72 jam.

“Kami menganggap penyebab kematian adalah gagal jantung yang berasal dari kelelahan,” kata seorang pejabat polisi provinsi Taegu kepada kantor berita Reuters. Selain masalah kesehatan yang dapat mengakibatkan kematian, banyak gamer juga telah meninggal sebagai akibat dari bunuh diri akibat permainan terkait.(**)

Sumber: oddee.com, old.uniknya.com, Desember 2012

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com