5 Fakta Mengenai Keindahan Guatemala

Oleh: Afina Fatharani

[UNIKNYA.COM]:Guatemala, negara Amerika Tengah yang berada paling utara. Negara ini bertetangga dengan Meksiko di sebelah utara, Belize, dan Honduras di barat dan timur, serta El Savador di timur. Daerah Guatemala sebagian besar berupa pegunungan dengan iklim tropis panas. Kota Guatemala sebagian besar berupa pegunungan dengan iklim tropis panas. Kota Guatemala City menjadi ibu kota negara ini, sekaliugus salah satu dari tiga kota terbesar bersama Quetzal Tenango dan Escuintla.

Guatemala masih termasuk dalam jajaran 10 negara termiskin di Amerika Tengah. Setengah dari populasi penduduk Guatemala yang mencapai 14.361.666 berada di bawah garis kemiskinan dan 400.000 penduduk tercatat sebagai pengangguran. Penyebab ketidakberuntungan Guatemala secara ekonomi, diakibatkan oleh perang saudara yang berkepanjangan. Namun, penandatanganan perjanjian perdamaian pada Desember 1996 yang mengakhiri 36 tahun perang saudara menjadi awal memperbaiki perubahan. Walaupun belum begitu terlihat dampaknya, tetapi setelah satu decade terbebas dari perang saudara, Guatemala mulai bisa menggeliat. Terutama di sector ekonomi. Kini Guatemala menjadi salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia. Berikut old.uniknya.com merangkum 5 hal unik dan menarik dari Guatemala:

 

1. Piramida Suku Indian

Guatemala merupakan tempat tinggalnya suku Indian pada masa lampau. Banyak peninggalan tidak ternilai yang kini menjadi situs sejarah di Guatemala. Peninggalan situs suku Indian telah menjadi kekayaan tersendiri bagi negara tersebut. Salah satunya, yakni terdapatnya piramida di Semenanjung Yukatan yang pada saat itu difungsikan sebagai tempat tinggal dan pemujaan.

Piramida yang ada di Guatemala berbeda dengan piramida terkenal milik Mesir, Piramida milik suku Indian dibuat secara berlapis. Lapisan pertama dijadikan tempat penjagaan, tempat tinggal kepala suku dan pengawalnya, tempat bermusyawarah dan tempat pemujaan dewa. Diperkirakan ada sekitar 3.000 lebih bangunan yang menurut para ahli sejarah dibuat 1.500 tahun lalu dan ditempati lebih dari 100.000 Suku Maya.

Seperti halnya bangunan peninggalan sejarah, piramida yang berada di Taman Nasioal Tikal tersebut sudah dimakan usia. Sejak penggalian mulai dilakukan awal abad ke-19, sudah banyak penemuan mengenai kehidupan suku Indian Maya yang menjadi dasar pengembangan sejarah. Berbagai artefak dan peninggalan lainnya terawatt dengan baik di dalam piramida.

Di atas lahan seluas 57.600 hektar, Taman Nasional Tikal termasuk di dalamnya piramida, hutan alam San Miguel, dan Cagar Biosfer Maya, ditetapkan sebagai bangunan tua peninggalan bersejarah oleh UNESCO.

Belajar sejarah di piramida suku Maya ini juga akan lebih lengkap, karena di kawasan ini juga terdapat kekayaan spesies langka yang bisa dengan mudah dijumpai, seperti Howler Monkey, Spider Monkey, dan berbagai jenis spesies yang mencapai 333 jenis. Kelengkapan berbagai jenis kadal, atau sebangsa iguana membuat Guatemala layak dijadikan  tempat berwisata sejarah. Terutama mengenal lebih dalam duku Indian Maya.

 

 

[spoiler]

Piramida Suku Indian (Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

2. Lubang Neraka

Sebuah kejadian yang di luar dugaan di Guatemala pernah menggemparkan dunia, yaitu terbentuknya sebuah lubang raksasa secara tiba-tiba di kota Guatemala City. Lubang raksasa terbuat sangat rapi, tanpat bekas galian di sekelilingnya. Kejadian tersebut sempat membuat para ilmuwan kebingungan walaupun sebelum kejadian tersebut, badai tropis sempat menerpa Guatemala, Honduras, dan El Savador.

Bada tropis yang menerjang Guatemala tersebut menghancurkan banyak rumah, bangunan, jembatan, dan menewaskan 115 orang dan 29 ribu orang kehilangan tempat tinggal. Lubang raksasa baru diketahui setelah badai reda. Saking dalamnya lubang raksasa tersebut tampak sangat gelap dan seperti tidak berdasar. Melihat lubang yang cukup mengerikan tersebut, warga Guatemala menyebutnya sebagai pintu gerbang neraka. Terbentuknya lubang raksasa di Guatemala menelan tiga orang yang terjatuh ke dalam lubang.

Lubang dengan diameter mencapai 20 meter tersebut, memakan seluruh bagian perempatan jalan. Kondisi tersebut membuat penduduk ketakutan. Seorang pakar geofisika di National Disaster Management Agency, Davif Monterroso mengatakan, lubang raksasa tersebut bukan kesalahan geologi dan juga bukan hasil dari gempa bumi. Namun, David belum mau menjelaskan apa sebenarnya penyebab terjadinya lubang raksasa yang menyeramkan itu.

 

 

[spoiler]

Lubang Neraka (Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

3. Semuc Champey

Menikmati keasrian alam di Guatemala akan sangat terasa jika mengunjungi Semuc Champey yang terletak di Alta Verapaz. Semuc Champey yang berarti air suci merupakan sebuah kolam yan tersusun oleh beberapa kolam kecil. Dengan kombinasi warna hijau cerah, memiliki air terjun kecil, dan diapit beragam hayati dari kehidupan hutan hujan tropis, nuansa alam natural begitu kental.

Kolam Semuc Champey mengalir perlahan dari dataran tinggi berbatu, Sungai Cahabon, sebuah sungai bawah tanah yang terdapat di puncak kolam, menyatu menjadi sebuah sungai bawah tanah yang terdapat di puncak kolam, menyatu menjadi satu aliran di sepanjang 400 meter. Adanya aliran kolam Semuc Champey, membuat kawasan Alta Verapaz menjadi lebih eksotis dan liar.

Yang lebih menarik, di semua kolam tersusun tersebut, wisatawan bisa berenang dengan bebas. Namun, ada beberapa kolalm yang dilarang dipergunakan untuk berenang, lantaran terdapat arus deras di bagian bawah tanahnya, walaupun aliran tersebut akan kembali ke sungai Cahabon yang tenang. Di sungai ini juga relaksasi alami yang dilakukan ikan-ikan kecil akan dirasakan wisatawan yang berendam. Relaksasi dari ikan ini juga yang konon mengilhami terapi ikan di zaman modern seperti sekarang.

 

 

[spoiler]

Semuc Champey (Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

4. Antigua

Jika kita akan memilih menikmati keindahan Guatemala di kawasan perkotaan, mendatangi kota tua Antihua menjadi pilihan tepat. Jalan-jalan sore di jalan yang diapit gedung-gedung kuno bergaya Spanyol dan jalan berbatu akan membawa kita seperti tengah menikmati suasana masa silam. Gedung-gedung tersebut memang merupalan peninggalan kolonialisme bangsa Spanyol di daratan Amerika Selatan dan Amerika Tengah di abad ke-16.

Saat ini Antigua menjadi pusat penjualan souvenir dan bentuk kerajinan tangan cirri khas Guatemala. Selain menjadi pusat berkumpulnya para shopaholic, Antigua juga menjadi magnet tersendiri bagi para fotografer untuk medapat setting suasana zaman kuno. Mudahnya mencapai Antigua dari Ibu Kota Guatemala City yang hanya sekitar 20 hingga 45 menit menggunakan kendaraan darat, membuat para fotografer berlomba-lomba mendapatkan gamabr nuansa klasik di tempat ini.

Antigua yang terletak di bawah gunung berapi Agua, Fuego, dan Acatenango meninggalkan cuaca cukup dingin dan sangat disukai para wisatawan. Satu lagi yang bisa membuat kita betah di tempat ini, selain suasana dan keindahan alamnya, juga karena keramahan penduduk asli di Antigua. Penduduk di kawasan dingin ini terdiri dari 3 golongan, yakni asli Indian, keturunan Spanyol dan campuran dari hasil perkawinan keduanya. Maskyarakat di sekitar kota ini juga sangat sadar akan kebersihan, sehingga bisa dipastikan tidak ada sampah berserakan di kota Antigua.

 

 

[spoiler]

Antigua (Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

5. Negara Tersadis di Dunia

Sayangnya kekayaan alam Guatemala dari segi sejaarah suku Indian, keindahan alam yang banyak belum terjamah dan tidak dimiiliki negara lain, tercoreng status sebagai negara tersadis di dunia. Tingkat criminal di negara ini sudah diambang sangat mengkhawatirkan. Bahkan sesuai data pada 2009 silam, sedikitnya terjadi 50 kali pembunuhan tiap 100.000 penduduk. Tercatat lebih dari 6.000 orang tewas akibat tindakan kekerasan bersenjata.

Tingkat kekerasan yang terjadi di Guatemala berasal dari masalah perekonomian yang masih berada di bawah garis kemiskinan. Bahkan hingga saat ini Guatemala masih tercatat sebagai salah satu negara termiskin di jajaran negara-negara benua Amerika. Untuk masalah kekerasan, Guatemala bisa disejajarkan dengan Meksiko dan Kolombia yang dikuasai para mafia.

Lebih parahnya, tindak kekerasan yang terjadi di Guatemala dilakuikan orang-orang usia produktif. Sebagian besar dilakukan para pengangguran yang frustasi menghadapi kesulitan. Karena situasi tersebut, pemerintah Guatemala seringkali memerintahkan diberlakukannya jam malam untuk menekan tingginya tingkat kriminalitas.(**)

 

 

[spoiler]

Negara Tersadis di Dunia (Sumber:wordpress.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

Sumber: Dari berbagai sumber, uniknya.com, November 2012

** Tulisan ini pernah ditayangkan di acara Spotlite Trans7 yang tayang setiap hari Senin-Jumat pukul 09.45-10.45 WIB dan Sabtu-Minggu setiap 09.45-10.15.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com