5 Senjata Aneh Perang Dunia II

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Selama Perang Dunia II, pemimpin Jerman Adolf Hitler dan sekutu-sekutunya, yang disebut ‘Axis Power’, berambisi menguasai dunia dengan begitu cepat. Karenanya dibutuhkan macam senjata ampuh untuk melibas lawan-lawannya selama melancarkan peperangan. Dari alasan itulah maka tercipta berbagai macam jenis senjata yang terbilang aneh di masanya, bahkan hingga kini. Berikut 5 senjata aneh di masa Perang Dunia II:

 

1. Senjata Railway

Senjata api merupakan potongan besar artileri yang ditempatkan pada rel dan digunakan untuk pemboman jarak jauh. Meskipun mereka pertama kali digunakan pada abad ke-19, dan dirancang oleh produsen senjata Krupp pada 1930-an dan digunakan dalam Perang Dunia II.

Yang terbesar yang pernah digunakan dalam pertempuran dan dikenal sebagai ‘Schwerer Gustav’ dan ‘Dora’. Beratnya sekitar 1.350 ton dan bisa menembakkan peluru 7 ton sampai dengan 37 kilometer (23 mil). “Gustav’ akhirnya berhasil dihancurkan oleh pasukan AS sedangkan “Dora” dihancurkan oleh Jerman untuk menghindarinya jatuh ke tangan musuh.

Senjata artileri ini mampu menembakan amunisi  melintasi Selat Inggris dan dirancang untuk menghancurkan posisi-posisi  yang dijaga ketat. Namun dengan munculnya pesawat, kegunaan menjadi terbatas karena mereka mudah dihancurkan dari udara dan kerusakan serupa bisa juga ditimbulkan pihak musuh dengan pesawat tempur yang jauh lebih murah dan efektif.

 

[spoiler]

Senjata Railway (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

2. Balon Api

Pada tahun 1944, Angkatan Darat Kekaisaran Jepang merilis lebih dari 9.000 balon udara yang diisi dengan bom yang bertujuan untuk diledakan di kota-kota AS dan Kanada, hutan dan lahan pertanian. Tujuannya dimaksudkan untuk menciptakan malapetaka, menyebabkan ledakan dan kebakaran. Tetapi  hanya sekitar 1.000 dari balon api tersebut yang benar-benar berhasil mencapai target yang dimaksudkan.

Meskipun diharapkan menjadi senjata yang ampuh, namun hanya enam orang tewas akibat ledakannya dan hanya berhasil menimbulkan sejumlah kecil kerusakan. Orang-orang Amerika memastikan bahwa tidak ada kerusakan yang disebabkan bom ini. Pihak Jepang hanya mendengar tentang satu insiden, yaitu sebuah balon mencapai Wyoming dan menyebabkan kerugian. Jepang segera menyadari ketidakefektifan Balon Api dan dihentikan penggunaannya setelah kurang dari enam bulan.

 

[spoiler]

Balon Api (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

3. Tank Kendali Jauh Goliath

Goliath Tank Buster adalah sebuah kendaraan berbentuk tangk yang dikendalikan oleh remote yang dirancang selama perang oleh ilmuwan Jerman. Memiliki panjang sekitar empat meter, lebar dan tinggi dua kaki dilengkapi 75 kg bahan peledak tinggi, cukup untuk meledakkan tangki atau menghancurkan suatu bangunan. Setelah target utama dipilih, kendaraan dipandu oleh seorang insinyur, dan ditempatkan di posisi yang tepat, misalnya di bawah tank, bahan peledak akan meledak dan menghancurkan target.

Kebanyakan digunakan oleh unit khusus tempur Panzer Wehrmacht dan terlihat di pantai Normandia pada D-Day 6 Juni 1944, meskipun sebagian besar tidak beroperasi karena terjadi kerusakan dari ledakan artileri.

 

[spoiler]

Tank Kendali Jauh Goliath (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

4. Senjata Listrik

Ide dari Senjata Listrik diusulkan oleh Nazi sebagai senjata jarak jauh. Senapan besar akan mampu menembakkan 750 enam inci shell menit pada target 90 mil jauhnya. Amunisi itu dihasilkan oleh conveyer otomatis dan ketika ditembakan, solenoida atau elektromagnet tanpa biji magnetis akan menarik rudal dan mengirimkannya dalam perjalanan. Solenoid kemudian akan mati dan yang baru akan mengambil tempatnya, menarik rudal berikutnya keluar dan seterusnya.

Meskipun di atas kertas senjata listrik tampaknya seperti senjata dengan potensi mengagumkan, namun demikian benar-benar tidak praktis sehingga tidak pernah berhasil melewati tahap usulan. Penggunaan terhadap sasaran yang lebih kecil seperti kapal atau konsentrasi pasukan sebagai bagian dari rencana jangka panjang, Namun penggunaan utamanya, pasti untuk target pemboman skala besar seperti kota.

 

[spoiler]

Senjata Listrik (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

5. Piring Terbang Nazi

Tahun 1939 SS Nazi memproduksi dua prototipe piring terbang bertenaga EMG yang disebut Haunebu I dengan diameter 24.95 meter dan mampu menempuh kecepatan 4.800 km/jam dan kecepatan puncak teoritis 17.000 km/jam. Piring terbang tersebut dilengkapi dengan senapan kembar 60mm.

Tahun 1942, diameter tersebut diperbesar menjadi 26 meter untuk Haunebu II yang dapat menempuh kecepatan 6.000 km/jam (secara teoritis lebih dari 21.000 km/jam). Pada 1944, pesawat ini diuji secara penuh dan diberi nama Haunebu II Do-Stra (Dornier STRAtosphären Flugzeug). Haunebu III muncul sepanjang tahun 1945.

Dari tahun 1940 hingga 1945 sebuah seri Haunebus, Vrils dan RFZs (“Rundflugzeug” berarti “Pesawat Melingkar”) diproduksi serempak. Beberapa prototipe tersebut tertangkap oleh Amerika dan Soviet, bersamaan dengan ilmuwan yang mendampingi A.S. dibawah Operasi Paperclip. Barangkali oleh mantan ilmuwan Amerika dan Nazi 1946 memulai bekerja pada proyek piring terbang dan, menurut pengamatan, dari tahun 1947 kedepan penampakan “BETA” menjadi lebih biasa di A.S.(**)

 

[spoiler]

Piring Terbang Nazi (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Sumber: dari berbagai sumber, old.uniknya.com, September 2012

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com