5 Hewan Paling Berbahaya yang Kerap Dipelihara (Bagian I)

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Begitu banyak jenis hewan dari dunia liar sana yang menjadi hewan peliharaan di rumah-rumah, komunitas sirkus dan kebun binatang. Hewan-hewan tersebut tampak lugu, lucu dan menarik untuk dipegang maupun dibelai. Padahal sesungguhnya, mereka memiliki potensi sebagai penebar ancaman dalam berbagai hal. Berikut 5 hewan paling berbahaya yang kerap dijadikan peliharaan:

 

1. Unta

 

[spoiler]

(sumber : blogspot.com, old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Unta dikenal sebagai hewan yang temperamental. Menurut sebuah laporan Fox News, ketika itu seorang kamerawan stasiun televisi lokal yang sedang melakukan syuting di peternakan Unta. Ia kemudian mencoba mengambil gambar seekor unta yang bernama Polo, mungkin karena merasa terganggu oleh gerak-gerik sang kamerawan, polo pun menyerang dengan cara menendang dan menindihnya. Selain mengasari polo pun meludahi kamerawan tersebut. Masih tertarik untuk memelihara unta?

 

2. Tarantula
[spoiler]

(sumber : blogspot.com, old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Sementara tarantula yang digambarkan di sini tidak memiliki gigitan mematikan bagi manusia. Kecuali jika Anda memiliki alergi fatal, rambut tarantula bisa menyebabkan rasa gatal, maka kami sarankan tarantula bukanlah jenis hewan yang direkomendasikan untuk dibelai.

 

3. Bayi Kura
[spoiler]

(sumber : blogspot.com, old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Ya, mereka mungkin terlihat lucu. Tapi, mereka bisa menjadi pembawa bakteri Salmonella. Dilaporkan seperempat juta kasus terjadi setiap tahun diakibatkan oleh samonellosis selama tahun 1970 -  saat itu banyak bayi kura-kura yang dijadikan hewan peliharaan. Anak-anak merupakan korban yang paling rentan terhadap serangan wabah tersebut.

 

4. Buaya
[spoiler]

(sumber : blogspot.com, old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Pernahkah Anda melihat gigi buaya? Mereka adalah mahluk karnivora yang panjang taringnya mampu bisa melebihi enam meter. Buaya umumnya menghuni habitat perairan tawar seperti sungai, danau, rawa dan lahan basah lainnya, namun ada pula yang hidup di air payau seperti buaya muara. Makanan utama buaya adalah hewan-hewan bertulang belakang seperti ikan, reptil dan mamalia, kadang-kadang juga memangsa moluska dan krustasea bergantung pada spesiesnya. Buaya merupakan hewan purba, yang hanya sedikit mengalami peubahan evolusi semenjak zaman dinosaurus. Gigitannya menjadi senjata paling mematikan bagi buaya.

 

5. Harimau
[spoiler]

(sumber : blogspot.com, old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Harimau biasanya memburu mangsa yang agak besar seperti rusa sambar, kijang, babi, kijang, kancil, namun mereka juga akan memburu hewan kecil seperti landak apabila mangsa yang agak besar itu tidak ada. Meskipun berasal dari keluarga yang sama, harimau berbeda dengan kucing, harimau sangat suka berenang, dan pada dasarnya kucing takut dengan air. Makanya heran rasanya jika menjadikan binatang predator seperti ini menjadi hewan peliharaan. Bagaimanapun naluri membunuh pada hewan ini akan selalu ada dan tak akan pernah hilang.(**)

Sumber: wonders-world.com, old.uniknya.com, Juni 2012

 

One Response to 5 Hewan Paling Berbahaya yang Kerap Dipelihara (Bagian I)

  1. aku kira bayi kura2 sama unta gak berbahaya, ternyata berbahaya yaah….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com