5 Museum Seni yang Wajib Dikunjungi di Paris

Oleh: Jalaksana Winagaoen

[UNIKNYA.COM]: Membicarakan Paris, Perancis memang tiada habisnya. Apalagi jika yang dibicarakan menyangkut masalah seni. Kota Paris memang bisa dikatakan sebagai magnet banyak seniman di dunia. Dikota ini pula kita banyak menemukan museum-museum terkenal berkaliber dunia. Tapi bagi Anda yang tertarik mengunjungi museum diluar  Hôtel national des Invalides, Musée du Louvre sampai Musée d’Orsay, Kami sarankan Anda mengunjungi museum menarik lainnya. Berikut ulasannya:

 

1. Musée de la Mode et du Textile 

Musée de la Mode et du Textile merupakan sebuah museum mode dan tekstil yang terletak di Louvre di arondisemen Ier, 107, rue de Rivoli, Paris, Perancis. Merupakan bagian dari Les Arts Décoratifs. Museum ini berdiri tahun 1905 ketika Musée des Arts Décoratifs memulai koleksi tekstilnya termasuk sutra, bordir, benang warna, kostum, tali sepatu, dan permadani. Tahun 1948 sebuah koleksi paralel mode diresmikan oleh Union Française des Arts du Costume atas inisiatif sejarawan kostum François Boucher. Tahun 1981 kedua koleksi bergabung, dan tahun 1986 dibuka pada publik di Louvre.

 

[spoiler]

Musée de la Mode et du Textile (sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Hari ini museum tersebut menempati 9.000 meter persegi dengan sekitar 6.000 barang dipamerkan, dari koleksinya yang mencapai 81.000 karya yang menceritakan sejarah kostum dari periode Regency hingga sekarang, dan tekstil dari abad ke-7 dan seterusnya, termasuk sekitar 16.000 kostum, 35.000 aksesoris, dan 30.000 tekstil, juga contoh desain interior, furnitur, objets d’arts,kertas dinding, permadani, seni keramik, barang kaca, dan mainan dari Abad Pertengahan hingga saat ini. Juga meliputi karya perancang busana Perancis terkenal termasuk Azzedine Alaïa,Pierre Balmain, André Courrèges, Christian Dior, Christian Lacroix, Jeanne Lanvin, Paul Poiret, Paco Rabanne, Yves Saint Laurent, Elsa Schiaparelli, dan Madeleine Vionnet, dan desain tekstil oleh Sonia Delaunay, Raoul Dufy, dll.

 

2. Musée Biblique

Musée “Bible et Terre Sainte”, juga dikenal sebagai Musée Biblique, merupakan sebuah museum kecil yang dioperasikan oleh Institut Catholique de Paris, dan terletak di arondisemen VIe di 21, rue d’Assas, Paris, Perancis. Museum ini didirikan tahun 1969 oleh Canon Leconte dan Bapa J. Starcky, dan dikelola oleh asosiasi “Bible et Terre Sainte”. Tahun 1994 museum ini pindah ke tempatnya yang sekarang. Hari ini museum tersebut memiliki 500 obyek budaya, diatur dalam urutan waktu, menceritakan kehidupan sehari-hari di Palestina mulai 5000 SM hingga 600 M. Terletak di halaman hingga bagian kiri oratorium, di tingkat dasar.

 

[spoiler]

Musée Biblique (sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

3. Musée Baccarat 

Musée Baccarat merupakan sebuah museum pribadi kristal Baccarat yang terletak di arondisemen ke-16 di 11, place des Etats-Unis, Paris,Perancis. Museum ini didirikan di bekas puri Marie-Laure de Noailles, dengan dekorasi oleh Philippe Starck. Memiliki sejumlah karya yang dibuat oleh Baccarat untuk pameran dunia dan eksposisi universal 1800-an, dan untuk selebriti. Pameran besarnya meliputi:

 

[spoiler]

Musée Baccarat (sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Museum ini memiliki pameran kesenian kaca, termasuk vas, piring dan gelas tangkai; koleksi terbatas yang dibuat perancang terkenal Georges Chevalier, Ettore Sottsass, Roberto Sambonet, Van day Truex, dan Marcial Berro; dan cinderamata yang diberikan pada kepala negara, raja dan kaisar, dan orang terkenal termasuk Kaisar Jepang, Pangeran Wales, dan Josephine Baker.

 

4. Musée d’Art Contemporain du Val-de-Marne

Biasa dijuluki MAC/VAL, museum ini merupakan sebuah museum seni kontemporer di Place de la Libération di Vitry-sur-Seine, Val-de-Marne, sebuah pinggiran Paris, Perancis. Museum ini dibuka tahun 2005, dan ditujukan pada karya seni sejak tahun 1950-an hingga sekarang. Bangunnnya, dirancang oleh arsitek Jacques Ripault, mencakup ruangan seluas 13,000 m² (termasuk 2600 m² untuk pameran permanen, 1350 m² untuk acara sementara, 480 m² untuk ruang penyimpanan). Juga memiliki sebuah aula dan sinema berkursi 150, dan dibangun di tengah kebun umum seluas 10,000 m².

 

[spoiler]

Musée d'Art Contemporain du Val-de-Marne (sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Hari ini museum ini memiliki ribuan karya seniman aktif di Perancis, termasuk Arman, Valérie Belin, Daniel Buren, Eugène Dodeigne, Erró, Hans Hartung, Pierre Huyghe, Valérie Jouve, Bertrand Lamarche, Julio Le Parc, Annette Messager, François Morellet, Marylène Negro, Orlan, Bruno Perramant, Dominique Petitgand, Françoise Pétrovitch, Philippe Ramette, Judit Reigl, Pierre Soulages, Jean Tinguely, dan Jean-Luc Vilmouth.

 

5. Musée d’Art Naïf – Max Fourny

Musée d’Art Naïf – Max Fourny, juga dikenal sebagai Musée d’Art Brut & Art Singulier, merupakan sebuah museum seni naif yang terletak di Halle Saint-Pierre di 2, rue Ronsard, di arondisemen XVIIIe Paris, Perancis. Museum ini didirikan tahun 1986 oleh penerbit Max Fourny, di bekas pasar yang dibangun tahun 1868 di Montmartre. Menampilkan pameran sementara seni rakyat, seni naif, dan seni luar. Tahun 2008, koleksi permanennya terdiri dari 629 karya yang meliputi 516 lukisan, 13 karya tulis, marquet, 11 karya tekstil, dan 47 karya kaca.(**)

 

[spoiler]

Musée d'Art Naïf - Max Fourny (sumber:blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Sumber:dari berbagai sumber, old.uniknya.com, April 2012

 

One Response to 5 Museum Seni yang Wajib Dikunjungi di Paris

  1. Pingback: ‘Inception’ Ala Leandro Elrich di Paris [Video] | .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com