5 Event Akbar Festival di Indonesia

Oleh Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Setiap kota memiliki tradisinya tersendiri dalam merayakan hari jadinya. Salah satu yang biasa dilakukan dalam rangka menyambut hari spesial tersebut, biasanya pawai, karnaval dan pameran disellenggarakan pemerintah setempat. Hal ini tentunya dilakukan guna mempromosikan keunggulan dan pencapaian yang telah dilakukan daerahnya. Berikut 5 event akbar festifal di beberapa kota besar di Indonesia:

 

1. Pekan Raya Jakarta (PRJ)

Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair adalah pameran tahunan terbesar di Indonesia. Walaupun dinamai “pekan”, biasanya berlangsung selama satu bulan penuh dari pertengahan Juni sampai pertengahan Juli untuk memperingati hari jadi kota Jakarta. PRJ pertama diadakan pada tahun 1968. Sampai saat ini setiap tahun penyelenggaraannya tidak pernah terputus. Dari 1968 sampai 1991 PRJ pernah berlangsung di Taman Monumen Nasional.

[spoiler]

Pekan Raya Jakarta (PRJ) (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Idenya muncul atau digagas pertama kali oleh Syamsudin Mangan yang lebih dikenal dengan nama Haji Manganpada saat itu menjabat sebagai Ketua KADIN (Kamar Dagang dan Industri) yang mengusulkan suatu ajang pameran besar untuk meningkatkan pemasaran produksi dalam negeri yang kala itu sedang mulai bangkit pasca G30S/1965 kepada Gubernur DKI yang dijabat oleh Ali Sadikin atau yang lebih dikenal oleh Bang Ali pada tahun1967. Berbagai produk unggulan dalam negeri serta hasil produksi industri kecil, UKM, dan koperasi akan dipamerkan dalam event pameran terbesar di Asia Tenggara ini. Ada produk furniture, interior, building material, otomotif, handycraft, garment, sport & health, telekomunikasi, banking, stationary, komputer & elektronik, property, kosmetik, food & drink, handphone, mainan anak-anak, sepatu, branded fashion, leather, branded product, multi-product, jasa dan produk BUMN, produk kreatif, dan berbagai produk unggulan lainnya.

 

2. Braga Festival

Braga Festival adalah event lokal di Kota Bandung yang meng-international. Pemerintah Kota Bandung secara rutin menggelar Braga Festival sejak tahun 2005. Event ini menjadi ritual kota bandung yang sangat dinantikan setiap tahunnya. Braga Festival memotret suatu kecenderungan kuat tentang kreativitas yang terjadi di Kota Bandung khususnya dan Jawa Barat pada umumnya. Braga merupakan representasi dari kekuatan kecenderungan tersebut, terutama tentang nilai-nilai yang berkembang, baik itu dalam karya-karya seni, produk industri kreatif, fashion maupun kuliner. Bagi pelaku usaha, braga festival memiliki peluang investasi dan prospek yang sangat menjanjikan.

 

[spoiler]

Braga Festival (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Braga Festival diselenggarakan sebagai upaya untuk menghidupkan Jalan Braga yang secara historis pernah mendapat julukan sebagai “De meest Europeessche winkel straat van Indie” (Jalan Perbelanjaan Bangsa Eropa Terkemuka Di Seluruh Hindia Belanda). Kini jalan braga merupakan kawasan open heritage sekaligus bisnis di Kota Bandung yang memiliki daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kegiatan Dalam Braga Festival, antara lain;Pertunjukan dan workshop dari berbagai komunitas kreatif di Kota Bandung,Pagelaran seni Tradisional dan Komteporer: Atraksi Seni, sulap, fashion show, pameran seni rupa dan sastra, pagelaran musik tradisional dan kontemporer (Pop, Keroncong, balada, Rock, Rock’n Roll, blues, Jazz, alternatif, World music, hingga musik Indie), Pameran produk-produk kreatif, kriya, fashion, batik, Factory Outlet (FO) dan Distro, Pameran Cinderamata dan produk-produk kreatif khas kota bandung, Pesta Kuliner makanan dan minuman khas Kota Bandung dan Jawa Barat dan Teater, Happening Art, Film Indie, arena anak-anak, berbagai perlombaan dan sebagainya.

 

3. Jember Fashion Carnaval 

Jember Fashion Carnaval atau sering disebut JFC adalah sebuah even karnaval busana yang setiap tahun digelar di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Karnaval ini digagas oleh Dynand Fariz yang juga pendiri JFC Center. Sebanyak 400 an peserta berkarnaval, berfashion run way dan dance, di jalan utama kota Jember disaksikan oleh ratusan ribu penonton di kanan dan kiri jalan. Mereka terbagi dalam 8 defile yang masing-masing defile mencerminkan tren busana pada tahun yang bersangkutan. Defile pertama adalah defile Archipelago yang mengangkat tema busana nasional dari daerah tertentu secara berkala seperti Jawa, Bali, Sumatera, dan seterusnya. Defile lainnya mengangkat tema fashion yang sedang trend apakah dari suatu negara, kelompok tertentu, film, kejadian atau peristiwa global lainnya. Semua busana dibuat dalam bentuk kostum yang kesemuanya dikompetisikan untuk meraih penghargaan-penghargaan. 1 Januari 2001, JFC yang pertama diselenggarakan bersamaan dengan HUT Kota Jember.

 

[spoiler]

Jember Fashion Carnaval (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

4. Solo Batik Carnival 

Karnaval Batik Solo atau Solo Batik Carnival (SBC) adalah sebuah even tahunan yang diadakan oleh pemerintah Kota Surakarta dengan menggunakan batik sebagai bahan utama pembuatan kostum. Para peserta karnaval akan membuat kostum karnaval dengan tema-tema yang di tentukan. Para peserta akan mengenakan kostumnya sendiri dan berjalan di atas catwalk yang berada di jalan Slamet Riyadi. Karnaval ini diadakan setiap tahun pada bulan Juni sejak tahun 2008.

[spoiler]

Solo Batik Carnival (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Karnaval Batik Solo yang pertama ini dihelat pada tanggal 13 April 2008 dan menyusuri jalan Slamet Riyadi mulai dari Purwosari hingga ke Balaikota Solo. Karnaval yang dibuka oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu ini diawali kelompok Jember Fashion Carnaval berjumlah 52 orang yang dipimpin oleh presiden JFC Dynand Fariz, disusul para peserta dari Solo sendiri yang berjumlah 247 orang dan terdiri dari banyak elemen masyarakat: mahasiswa, pelajar, dosen, seniman, ibu rumah tangga, hingga anak-anak. Bahan pakaian batik yang digunakan tak hanya kain, namun juga terpal, jaring, kertas karton, keping CD, gelas plastik, balon tiup, hingga bulu ayam. Dengan iringan musik, para model dadakan yang mengenakan kostum bertema wayang dan berwarna hitam, merah, hijau, dan putih ini menari dan melakukan berbagai gerakan atraktif sepanjang rute sejauh 4,2 km, menuju Balaikota Solo. Malam sebelumnya, diadakan Royal Dinner di Pura Mangkunegaran. Ratusan tamu undangan disuguhi pergelaran fashion para peserta karnaval ini sebagai ‘pemanasan’. Pagi harinya digelar Srawung Batik yang menampilkan batik, kerajinan tangan dan kekayaan kuliner Solo. Pameran ini diikuti 70 stand, mengambil lokasi dari dekat Dalem Wuryaningratan hingga Solo Center Point.

 

5. Festival Rendang 

Festival Rendang adalah lomba memasak Rendang yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh pemerintah kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Festival Rendang digelar untuk pertama kalinya pada tahun 2011. Setelah sebelumnya Rendang dinobatkan oleh CNN International sebagai hidangan peringkat pertama dalam daftar World’s 50 Most Delicious Foods (50 Hidangan Terlezat Dunia). Festival Rendang 2011 dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau Imam Bonjol, Kota Padang. Festival ini diikuti oleh 5.200 peserta dari 104 kelurahan se-Kota Padang. Setiap kelurahan memasak 50 kgdaging sapi untuk diolah menjadi Rendang. Festival yang dibuka langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring ini, berhasil memasak 5,2 ton daging, sehingga mendapatkan piagam Museum Rekor Indonesia untuk kategori peserta dan daging terbanyak.

 

[spoiler]

Festival Rendang (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Festival Rendang 2011 juga diramaikan dengan wisatawan asing asal Jerman, yang turut serta dalam lomba memasak Rendang ini. Setelah melalui seleksi yang ketat, kelurahan Alang Laweh, kecamatan Padang Selatan berhasil meraih juara pertama dalam festival ini. Kemudian disusul kelurahan Ambacang, kecamatan Kuranji di peringkat kedua. Sedangkan kelurahan Ulak Karang Selatan, kecamatan Padang Utara, dinyatakan keluar sebagai juara ketiga. Mulai tahun 2012, Pemerintah Kota Padang menargetkan Festival Rendang akan dijadikan agenda tahunan.(**)

 

Sumber: dari berbagai sumber, old.uniknya.com, Maret 2012

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com