5 Alat Bantu yang Digunakan Oleh Hewan (Bagian II- Habis)

Oleh: Izzaniskala

[UNIKNYA.COM]: Binatang dianugerahi akal dan naluri untuk menjalani kehidupannya, dan mengikuti peranan yang telah digariskan dalam rantai makanan dalam sebuah ekosistem. Kemampuan binatang untuk memecahkan masalah, khususnya dalam berburu mangsa, bertahan dan menyerang, berbeda satu sama lainnya. Beberapa binatang menemukan solusi tanpa menggunakan bantuan, sebagian lagi menggunakan obyek lainnya sebagai alat bantu. Berikut old.uniknya.com merangkum 5 alat bantu yang digunakan hewan, baik untuk menyerang maupun bertahan:

 

1. Simpanse Melemparkan Batu

 

[spoiler]

Simpanse Melemparkan Batu (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Simpanse munngkin salah satu jenis kera tercerdas sekaligus lucu di antara jenis lainnya. Salah satu kecerdasannya dibuktikan dengan caranya mendapatkan makanan. Sebagai binatang yang juga menyukai serangga sebagai makanannya, ia pun memiliki cara untuk mendapatkan mangsanya tersebut. Ia akan mencari sebuah ranting lurus dan panjang, lalu ditajamkan ujungnya dengan menggunakan gigi, untuk kemudian ia masukan ke dalam lubang sarang serangga. Setelah ia melihat beberapa serangga yang naik ke atas ranting tersebut maka ia akan memakan serangga tersebut,layaknya manusia menikmati es krim, ataupun sate. Selain menggunakan ranting kayu sebagai alat untuk mendapatkan mangsanya, simpanse yang hidupnya  berkelompok ini dikenal senang mengumpulkan batu di satu tempat. Batu tersebut nantinya digunakan untuk melempari siapapun yang mengganggu kelompok mereka, bisa manusia ataupun binatang lainnya.

2. Kepiting Petinju

 

[spoiler]

Kepiting Petinju (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Salah satu jenis kepiting laut ini bernama Libya tessellata terbilang unik karena memiliki tangan menyerupai sarung tinju. Namun berbeda dengan petinju yang memukulkan tangganya pada lawan,  kepiting ini menggunakan tangannya untuk menyengatkan racun selain memukul jatuh lawan ataupun mangsanya. Kemampuan tangan tinjunya tersebut juga cukup hebat, ia mampu memecahkan kulit keras anemon kecil untuk dimakannya.

 

3. Pecut Gurita Selimut

 

[spoiler]

Pecut Gurita Selimut (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

Gurita selimut merupakan jenis gurita yang indah di antara jenis lainnya, ia memiliki selaput jaring di antara tentakelnya, mungkin inilah yang menyebabkannya dinamai gurita selimut. Jaringan selaput tersebut digunakannya untuk mendapatkan mangsa, selain itu, selaputnya ini kebal terhadap sengatan hebat binatang pengganggu. Selimut dan tentakelyang beracun juga digunakan sebagai alat untuk melindunginya dari keadaan berbahaya. Ia akan memecutkan tentakel yang beracunnya ke arah sang pengganggu. Selain itu tentakelnya juga ditempeli ubur-ubur yang dikenal ganas dengan sengatannya.

 

[spoiler]

 [/spoiler]

 

4. Lumba-lumba menggunakan bisa ular laut

[spoiler]

Lumba-lumba menggunakan bisa ular laut (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

Lumba-lumba adalah jenis hewan mamalia yang memiliki tingkat kecerdasan di atas hewan sejenisnya. Mereka memiliki sifat jail, seperti melakukan perburuan hanya untuk bersenang-senang saja, ataupun untuk mencoba metode burunya yang baru. Namun tahukah Anda jika ia menggunakan bisa ular laut untuk menjatuhkan mangsa dan lawannya? Ular laut adalah salah satu jenis ular yang paling mematikan di dunia, ia memiliki bisa racun yang kuat yang mampu membunuh hewan paling besar sekalipun. Namun cara lumba-lumba menggunakan bisa ular laut cukup unik, mereka akan menggigit bagian ekor ular laut menggunakannya seperti laso atau pecut. Dalam perburuan mangsa, beberapa ekor lumba-lumba akan berperan sebagai pemburu dengan menggunakan ular laut sebagai laso yang akan menggigit ikan-ikan hingga mati, lalu lumb-lumba lainnya berperan sebagai pengumpul ikan-ikan yang mati tersebut. Lumba-lumba yang menggunakan metode perburuan seperti ini sering kali terlihat di perairan Australia, sehingga jika Anda sedang berada di dekat sebaiknya tidak berenang mendekatinya.

 

5. Gorila menggunakan kotoran dan batu.

 

[spoiler]

Gorila menggunakan kotoran dan batu. (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

Salah satu jenis kera besar, gorilla, khususnya di hutan Kamerun, memiliki cara yang cukup menjijikan dan sadis. Gorilla Kamerun yang dikenal sinis terhadap manusia, mungkin karena mereka sering diganggu dan disakiti oleh manusia, sehingga ia tidak peduli lagi terhadap manusia yang datang walau dengan niat baik sekalipun. Ia akan melempari manusia dengan kotoran dan paling menyakitkan adalah dengan batu besar dan berat, hal ini dikatakan lebih buruk daripada serangan langsung yang dilakukan oleh gorilla—menggigit dan sebagainya. (**)

 

Sumber: io9.com, old.uniknya.com, April 2012.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com