5 Kue Tradisional Jawa Barat (Bagian II)

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Selain wisata alam, Jawa Barat ternyata menyimpan segudang wisata kuliner yang bisa Anda coba dan nikmati. Mungkin bagi Anda yang tinggal di daerah-daerah di Jawa Barat, kue-kue di bawah ini sudah tidak asing ditelinganya. Namun bagi  Anda yang tinggal di kota-kota besar, melihat atau merasakannyapun mungkin belum pernah sama sekali. So, para penikmat kuliner sejati, tak ada salahnya Anda berburu dan mencicipi penganan khas masyarakat Jawa Barat berikut ini:

 

1. Ali Agrem

Cara Pembuatan  :Tepung beras diciprat dengan air gula merah, diaduk serta dipadatkan sampai merata, kemudian ditambah sedikit garam. Dibentuk bundar bolong di tengahnya, seperti  ali  atau cincin. Kemudian digoreng hingga matang. Fungsi  : Sebagai makanan kecil, dimakan bersama minuman pada waktu pagi atau  sore hari, dengan kandungan gizi/buahnya, energy 175,9 kkal, air 5,1 g, protein 1,5 g, lemak 7,4 g, karbohidrat 25,8 g, kalsium 10,8 mg, fosfor 18,8 mg, besi 0.9 mg.

 

[spoiler]

Ali Agrem (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

2. Apem

Cara Pembuatan :Semua bahan mentah dicampurkan dengan air panas, diaduk hingga merata dengan bumbu, lalu ditutup sampai mekar. Kemudian cetakan kue diisi dengan adonan tadi, lalu dikukus hingga masak. Fungsi :Sebagai makanan kecil yang diberi  kinca ( air gula merah ).

 

[spoiler]

Apem (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

3. Angleng

Cara Pembuatan :Tepung beras, gula merah, dan kelapa parut, diaduk sambil dipanaskan di atas api. Setelah kering dibungkus dengan cangkang kulit buah jagung.Fungsi :Sebagai makanan kecil yang dimakan bersama minuman pada setiap waktu.

 

[spoiler]

Angleng (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

4. Bangket

Cara Pembuatan :Tipung kawung dan tapioka  disangray, dicampur dengan  telur yang sudah dikocok, apabila adonan sudah masak dicampur dengan air panas, kemudian masukkan kelapa parut diaduk sampai rata, dicetak dan dibakar sampai kekuning-kuningan.Fungsi :Sebagai makanan kecil dimakan bersama-sama dengan minuman terutama air teh.

 

[spoiler]

Bangket (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

5. Burayot

Cara Pembuatan :Terigu dan tape diaduk  – aduk sampai merata kemudian dicampur dengan gula merah dan putih. Dibentuk menjadi bulatan lonjong, digoreng sampai matang.Fungsi :Sebagai makanan kecil yang dimakan bersama minuman pada saat pagi atau sore hari.(**)

 

[spoiler]

Burayot( sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Sumber: disparbud.jabarprov.go.id, old.uniknya.com, April 2012

 

One Response to 5 Kue Tradisional Jawa Barat (Bagian II)

  1. No 1 dan 2 mah masih sering makan tuh kang heheh

    jadi kangen di rumah euy :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com