5 Produk Fesyen Mahal dari Binatang

Oleh: Mia Abdurahman

[UNIKNYA.COM]: Hewan mempunyai banyak manfaat bagi manusia.  Yang paling umum adalah pemanfaatan dagingnya sebagai bahan makanan.  Namun ada pula yang memanfaatkannya sebagai untuk kepentingan di bidang fesyen.  Berbagai jenis hewan dimanfaatkan bulu,   kulit,   dan bahkan kepompongnya untuk membuat produk-produk fesyen.  Diantara proses pembuatannya,   ada yang dilakukan secara berperikemanusiaan,   tetapi ada yang cenderung menyiksa.  Yang jelas,   produk fesyen dari binatang rata-rata berharga mahal. Apa sajakah jenis hewan-hewan tersebut? Berikut ini daftarnya:

 

  1. Ulat Sutera

Kain sutra dihasilkan dari kepompong ulat sutra.  Ulat sutra adalah hewan bermanfaat yang menghasilkan kepompong yang dapat dipintal menjadi serat sutra.  Di dunia ini ada ratusan jenis ulat sutra,   namun sutra terbaik dihasilkan oleh kepompong dari ulat sutra pohon murbei yang memiliki nama ilmiah bombyx mori.

Seekor induk ulat sutra bertelur hingga 500 butir telur ulat sutra seukuran kepala jarum pentul.  Telur-telur tersebut kemudian menetas menjadi larva yang akan cepat membesar hingga 70 kali ukuran tubuhnya semula,   karena memakan daun murbei dengan sangat agresif.  Ketika berat tubuhnya mencapai 10.000 kali dari berat semula,   warna ulat akan menjadi kekuningan.  Itulah tanda bahwa mereka akan mulai membungkus dirinya dengan kepompong.

Sebuah kepompong sutra dapat menghasilkan untaian serat sepanjang 300 meter hingga 900 meter,   dengan diameter 10 mikrometer atau 1 per 1000 milimeter.  Kemudian serat sutra tersebut dipintal dengan proses yang menyerupai proses saat ulat sutra memintal kepompongnya.  Lewat proses itulah tercipta kain sutra yang indah.  Kain sutra bisa dibuat menjadi berbagai produk yang mahal harganya.  Beberapa batik kelas satu di indonesia juga menggunakan bahan dari kain sutra.  Sutra memiliki berbagai keunggulan dibandingkan jenis kain lainnya.  Sutra merupakan bahan yang sangat kuat,   kekuatannya sebanding dengan kawat halus yang terbuat dari baja.  Namun sutra sangat lembut saat dikenakan.  Asam amino yang terdapat di dalam seratnya mampu menyerap dan membuang keringat sehingga sutra cocok digunakan di udara tropis yang hangat.  Kain sutra juga mempunyai ciri khas berkilau seperti mutiara,   yang disebabkan oleh lapisan-lapisan fibroin yaitu sejenis protein yang dihasilkan ulat sutra.  Selain itu,   kain premium ini juga memiliki daya tahan tinggi terhadap panas serta tidak mudah terbakar.

[spoiler]

sumber : indopriaperkasa, blogspot, uniknya

Bikin kepompong

Proses pembuatan kain:

Tradisional:

Ulat sutra:

[/spoiler]

  1. Domba Wol

Hewan selanjutnya yang bermanfaat bagi industri fesyen adalah biri-biri atau biasa disebut domba.  Domba dimanfaatkan bulunya untuk menghasilkan kain wol.  Salah satu negara penghasil wol terbesar adalah Australia.  Karena Australia adalah negara empat musim,   maka biasanya bulu domba pada musim dingin dibiarkan tumbuh lebat agar mereka tetap hangat.

Ketika musim panas tiba, barulah bulunya dicukur agar mereka tidak kepanasan.  Mencukur bulu domba memerlukan teknik khusus yang , agar domba tidak terluka pada proses pencukuran.  Setelah itu bulu domba dibawa ke pabrik dan diproses menggunakan mesin pembuat benang wol.  Wol dapat dibuat menjadi berbagai produk,   salah satunya yang paling disukai adalah sepatu boots.

Sepatu boots yang terbuat dari wol sangat digemari oleh masyarakat Eropa karena mampu menghangatkan kaki di musim dingin.  Pabrik sepatu boots yang terkenal berada di Rusia.  Disana dibuat sepatu boots dengan kualitas terbaik dengan berbagai model.

[spoiler]

Pabrik sepatu woll (sumber : englishrussia.com)

Bahan Baku (sumber: englishrussia.com)

Proses pembuatan Kain (sumber : englishrussia.com)

 

[/spoiler]

  1. Gaun Bulu Merak

Merak adalah burung dengan bulu yang sangat indah dan memesona.  Keindahan bulu merak kerap menginspirasi para desainer dalam membuat berbagai macam produk fesyen.  Mulai dari anting-anting,   bandana,   sepatu,   sampai gaun pesta.  Produk fesyen bulu merak paling spektakuler saat ini adalah gaun pengantin yang dibuat di Australia,   Provinsi Jiangsu,   Cina.   Untuk membuatnya,   saat itu dibutuhkan delapan pekerja,   2009 helai bulu merak,   dan waktu 40 hari untuk menyelesaikan gaun dengan nuansa hijau-biru tersebut.  Selain terbuat dari bulu merak,   gaun pengantin ini juga terbuat dari bahan brokat dan dihiasi dengan bordiran Suzhou.

Dalam setahun,   seekor merak jantan merontokkan bulunya sebanyak 200 helai tepat sebelum musim kawin.  Karena itu untuk memperoleh 2009 helai bulu dibutuhkan 10 ekor pejantan yang sehat.  Bulu merak memang indah,   tetapi dalam beberapa kebudayaan juga dipercaya sebagai pembawa sial.  Sedangkan merak yang masih hidup dipercaya membawa keberuntungan.  Terlepas dari membawa sial atau tidak,   rasanya pengantin yang bisa mengenakan gaun indah ini adalah pengantin wanita yang sangat beruntung.  Gaun dengan ekor yang sangat panjang ini  diperkirakan bernilai 1,5 juta dollar atau sekitar 16, 42 miliar rupiah.

[spoiler]

Gaun Bulu Merak (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

  1. Tas Kulit Ular

Ular adalah hewan yang banyak ditakuti oleh manusia karena bisa-nya yang berbahaya,   dan selain itu ada juga beberapa jenis ular yang mampu membunuh mangsanya dengan cara dililit kemudian ditelan bulat-bulat.  Tetapi ternyata sepantasnya bukan manusia yang takut kepada hewan liar ini,   melainkan ular yang takut pada manusia.  Manusia telah sejak lama memburu ular untuk diambil kulitnya.  Kulit ular dimanfaatkan untuk membuat tas,   sepatu,   dompet,   sampai sabuk yang bisa dijual dengan harga yang sangat tinggi.  Ular yang paling sering diburu adalah jenis ular phyton.  Ular phyton biasa ditemukan hidup di hutan dan rawa-rawa.  Ular-ular tersebut kemudian ditangkap dan dibunuh oleh para pemburu ular.  Setelah dikuliti,   kulit ular dijemur hingga kering dan diberi pewarna agar bisa diproses menjadi berbagai produk.

 

[spoiler]

Tas Kulit Ular (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

  1. Mantel Bulu

Setiap tahunnya sekitar 40 juta hewan diburu untuk diambil bulunya.  Jenis hewan yang paling banyak diburu adalah macan,   berang-berang,   musang,   dan serigala.  Ambil contoh,   untuk membuat sebuah mantel berukuran 1 meter,   dibutuhkan sebanyak 16 coyote,   45 ekor tupai,   40 rakun,   8 anjing laut,   atau 15 ekor berang-berang.  Dapat dibayangkan bukan berapa ekor hewan yang harus dibunuh untuk menghasilkan 10 buah mantel saja?

Hewan-hewan tersebut didapat bukan hanya dari hasil berburu dan menjerat dengan perangkap,   namun juga dengan cara diternakkan.  Hewan-hewan dalam penangkaran atau peternakan ditempatkan dalam kandang yang sangat kecil,   sehingga membuat mereka menjadi stress.  Seringkali ditemukan hewan-hewan yang bunuh diri dengan cara menggigit kuku atau ekornya sendiri.

Lembaga swadaya masyarakat internasional yang memperjuangkan hak hewan untuk diperlakukan layak oleh manusia adalah PETA,   singkatan People For Ethical Treatment  Of Animals.  Menurut organisasi ini,   tren fesyen dari kulit atau bulu binatang asli adalah hal yang mengerikan.  Melalui berbagai kampanyenya,   peta mengajak masyarakat dunia untuk tidak lagi menggunakan produk fesyen yang proses pembuatannya menyakiti hewan.

Sayangnya,   tidak semua orang mendukung gerakan ini.  Masih banyak orang yang menggemari fesyen dari bulu binatang asli karena selain berkualitas tinggi,   juga sangat indah dan tahan lama.  PETA kerap mengecam selebritas yang sering menggunakan produk fesyen dari bulu dan kulit binatang.  Seperti Victoria Beckham,   Jennifer Lopez,   Ashley dan Mary-Kate Oslen,   hingga Paris Hilton.

Paris Hilton bahkan pernah mengalami kejadian tidak menyenangkan,   yaitu dilempari tepung oleh aktivis PETA ketika menghadiri sebuah peragaan busana. (**)

 

[spoiler]

Mantel Bulu (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

*Artikel ini pernah ditayangkan di Spotlite Trans 7 setiap Senin-Jumat 09.45-10.45

Sumber: Dari berbagai sumber, old.uniknya.com, Maret 2012

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com