5 Kota dan Desa Air yang Mengagumkan (Bagian II – Habis)

Oleh: Ilham Santoso

[UNIKNYA.COM] Venice adalah kota yang terkenal atas saluran transportasi airnya. Namun, di dunia ini bukan hanya Venice saja yang banyak dikunjungi oleh turis karena sistem lalu lintas airnya. Berikut old.uniknya.com merangkum daftar desa-desa air, yang semakin ramai dikunjungi, sebagai alternatif tujuan wisata Anda.

 

1. Giethoorn, Belanda

 

[spoiler]

Giethoorn, Belanda (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Giethoorn adalah sebuah desa di provinsi Overijssel, Belanda. Desa ini disebut Venice  dari Belanda yang memiliki panjang kanal kira-kira 7,5 km (4,5 mil) yang melinatasi desa kecil tersebut. Desa ini didirikan sekitar tahun 1230 ketika para buronan yang datang dari wilayah-wilayah Mediteranian tinggal di sana.

Semua angkutan harus melewati air, dan dilakukan pada apa yang disebut “punter”, punter adalah ‘whisper-boat (kapal-bisikan)’ karena dikendalikan oleh motor listrik, sehingga angkutan tersebut tidak menggangu kedamaian dan keheningan di desa kecil yang permai ini. Banyak rumah yang telah dibangun di atas pulau dan rumah-rumah tersebut hanya dapat dicapai oleh jembatan-jembatan bambu. 50 jembatan bambu kecil merentang di sepanjang kanal, yang hanya berkedalaman 1 meter (3 kaki). Giethoorn memiliki 2620 penduduk.

 

2. Desa Apung Uros, Peru

 

[spoiler]

Desa Apung Uros, Peru (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Uros adalah masyarakat pra-Inca yang tinggal di empat puluh dua pulau apung di Danau Titicaca, Peru. Pulau-pulau tersebut dibuat sendiri oleh spesies pribumi yaitu alang-alang (totora) yang berlimpah di dalam danau yang dangkal. Masyarakat uros membangun rumah-rumah sementara yang mengapung di atas permukaan air. Pada saat-saat tertentu, pasang surut danau menyapu rumah-rumah mereka, jadi lapisan-lapisan alang-alang yang baru harus diletakkan setiap 2 minggu agar daya tahannya lebih baik.

 

3. Zhouzhuang, Cina

 

[spoiler]

Zhouzhuang, Cina (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Zhouzhuang, salah satu kota kecil air paling terkenal, terletak  hanya 30 kilometer ke arah tenggara dari Kota Suzhou. Desa ini merupakan tempat yang mempesona. Desa ini memiliki jalur-jalur air yang berselang lintas, jembatan-jembatan dan gedung-gedung kuno yang dibangun di atas dan di sekitar sungai. 60 persen bangunan Zhouzhuang dibandung di dalam sebuah area seluas setengah kuadrat kilometer selama Dinasti Ming dan Qing.

Desa ini terkenal atas latar belakang kebudayannya yang besar, rumah-rumah penduduk kuno yang dijaga dengan baik, pemandangan-pemandangan air yang elegan dan tradisi-tradisi serta adat-istiadat setempat yang kuat dan berwarna-warni. Zhouzhuang disebut “Venice dari Timur.”

 

4. Ganvie, Benin

 

[spoiler]

Ganvie, Benin (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Ganvie, yang juga dikenal sebagai Venice dari Afrika, adalah sebuah desa danau di Benin, yang terlentang di Danau Nokoué, dekat Cotonou. Dengan populasi sekitar 20 ribu orang, desa ini bisa jadi merupakan desa danau terbesar di Afrika dan sangat popular di kalangan turis.

Desa Ganvie dibangun pada abad keenam belas atau ketujuh belas oleh masyarakat Tofinu, ketika para ksatria Dahomeyan menyerang daerah pertanian untuk mendapatkan budak yang akhirnya dijual ke para pedagang budak dari Eropa. Asalnya berdasarkan pertanian, industri-industri utama desa tersebut selain pariwisata kini adalah perikanan dan budi daya ikan.

 

5. Tongli, Cina

 

[spoiler]

Tongli, Cina (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Tongli, atau Tong-Li, adalah sebuah desa di wilayah Wujiang, daerah perbatasan Suzhou. Desa ini terkenal atas sistem kanalnya. Perjalanan ke Tongli adalah satu jam dari kota Suzhou. Tempat ini menyimpan banyak keistimewaan dari sebuah desa Cina kuno.

Tongli terkenal di seluruh Cina karena kanal-kanalnya yang indah, jembatan-jembatan historis dan rumah-rumah dengan halaman mewah. Tongli memiliki 49 jembatan batu dan banyak taman, kuil. Dikarenakan bentang daratnya, hampir semua bangunan di sana dibuat di sepanjang perairan. Airnya menciptakan cermin-cermin dari atap-atapnya yang melengkung, atap pelana yang tinggi sekali dan jembatan-jembatan batu. (**)

 

Sumber: berbagai sumber, old.uniknya.com, Maret 2012

 

One Response to 5 Kota dan Desa Air yang Mengagumkan (Bagian II – Habis)

  1. kereeenn… klo hanna mau pengen ke belanda desa yang itu pemandangannya bagus banget… :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com