5 Kekuatan Foto Yang Mengejutkan Dunia (Bagian I)

Oleh : Iqbal Vetra

[UNIKNYA.COM]: Fotografi merupakan seni, dan hasil karyanya adalah sebuah proses yang terjadi seketika. Dari waktu ke waktu banyak anggapan bahwa sebuah gambar memiliki seribu makna. Suatu gambar mungkin bernilai, tetapi hanya beberapa foto saja yang jarang menceritakan lebih dari seribu kata. Gambar yang mengejutkan dapat menceritakan kisah yang kuat, kisah yang menyentuh hati kita, cukup untuk mengubah dunia dan membangkitkan diri kita masing masing. Berikut old.uniknya.com menghimpun daftar kekuatan foto yang mengejutkan dunia.

*Peringatan : Bersiaplah untuk beberapa gambar kekerasan, bencana dan kematian, dari kekuatan fotografi masih hidup dan tak terkalahkan berikut.

 

1.    Kosovo Refugees (Carol Guzy)

Carol Guzy, ialah wanita pertama yang menerima Pulitzer Prize untuk spot news photography, menerima gelar pulitzer terbaru pada tahun 2000 untuk foto dari pengungsi Kosovo yang menyentuh. Gambar di bawah ini menggambarkan Agim Shala, seorang anak berumur 2 tahun yang melewati pagar kawat berduri untuk keluarganya. Ribuan pengungsi Kosovo ini berkumpul kembali dan berkemah di Kukes, Albania.

 

[spoiler]

Kosovo Refugees (Carol Guzy) (sumber:toptenz.net)

[/spoiler]

 

 2.   War Underfoot (Carolyn Cole)

Seorang fotografer Los Angeles Times, Carolyn Cole mengambil foto yang mengerikan selama ia bertugas di Liberia. Foto ini menunjukkan dampak yang menghancurkan dari Perang Saudara Liberia. Selongsong peluru menutupi seluruhnya jalan di Monrovia. Ibukota Liberia adalah wilayah yang terkena dampak terburuk dari perang saudara ini. Wilayah ini menjadi tempat pertempuran hebat antara tentara pemerintah dan pasukan pemberontak.

 

[spoiler]

War Underfoot (Carolyn Cole) (sumber:toptenz.net)

[/spoiler]

 

3.  Thailand Massacre (Neil Ulevich)

Neal Ulevich memenangkan Pulitzer Prize di tahun 1977 untuk “serangkaian foto kekacauan dan kebrutalan di jalan-jalan Bangkok, Thailand”. Pembantaian Thammasat University terjadi pada tanggal 6 Oktober 1976. Peristiwa itu merupakan serangan yang sangat kejam yang ditujukan pada mahasiswa yang berdemonstrasi menentang Field Marshall Thanom Kittikachorn.

F.M.T Kittikachorn adalah seorang diktator yang berencana untuk kembali ke Thailand. Kembalinya diktator militer dari pengasingan memicu protes yang sangat keras. Demonstran dan mahasiswa dipukuli, dimutilasi, ditembak, digantung dan dibakar sampai mati.

 

[spoiler]

Thailand Massacre (Neil Ulevich) (sumber:toptenz.net)

[/spoiler]

 

4.   After the Storm (Patrick Farrell)

Fotografer Miami Herald, Patrick Farrell menangkap gambar yang mengerikan dari korban Haiti pada tahun 2008. Farrell mendokumentasikan tragedi Haiti dengan foto yang mengesankan dari kombinasi hitam putih. Subyeknya “Setelah Badai” adalah seorang anak yang sedang mencoba untuk menyimpan kereta dorongnya setelah badai tropis Hanna melanda Haiti.

 

[spoiler]

After the Storm (Patrick Farrell) (sumber:toptenz.net)

[/spoiler]

 

5.  The Power of One (Oded Balilty)

Pada tahun 2006, pemerintah Israel memerintahkan evakuasi pos-pos ilegal, seperti Amona. Oded Balilty, seorang fotografer Israel untuk Associated Press, hadir ketika proses evakuasi berubah menjadi bentrokan kekerasan dan belum pernah terjadi sebelumnya antara para pemukim dan polisi. Gambar ini menampilkan seorang wanita berani memberontak terhadap penguasa. (**)

 

[spoiler]

The Power of One (Oded Balilty) (sumber:toptenz.net)

[/spoiler]

 

Sumber : toptenz.net, old.uniknya.com, Maret 2012


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com