5 Pembunuh Berantai Fenomenal di Indonesia

Oleh Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Istilah Pembunuh berantai pertama kali muncul pada tahun 1970-an sebaagi akibat dari kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang seperti Ted Bundy dan David Berkowitz (“Putra Sam”). Jack the Ripper disebut oleh banyak orang sebagai pembunuh berantai pertama dan salah satu yang paling terkenal, meskipun dia membunuh korban-korbannya jauh sebelum istilah ini muncul.

Beberapa pembunuh berantai terjahat berprofesi sebagai dokter. Harold Shipman, seorang dokter umum Britania, dipercaya telah membunuh sebanyak 250 orang pasiennya. John Bodkin Adams, yang juga orang Britania, dipercaya telah membunuh 163 pasiennya.

 

1. Ahmad Suraji alias Dukun As

Jumlah Korban 42 Orang

Ahmad Suradji (populer dipanggil Dukun AS) adalah seorang pelaku pembunuhan terhadap 42 orang wanita yang mayatnya dikuburkan di perkebunan tebu di Desa Sei Semayang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara dari tahun 1986 hingga 1997.

Dalam sebuah laporan, Suradji mengaku membunuh karena hendak menyempurnakan ilmu yang sedang dipelajarinya. Agar ilmunya sempurna, ia harus membunuh 70 orang wanita dan mengisap air liur korban. Ilmu ini sendiri ia dapati dari ayahnya saat ia masih berusia 12 tahun, meskipun perhatiannya terhadap ilmu tersebut baru mulai terasa saat ia mencapai usia 20 tahun.

 

[spoiler]

Ahmad Suraji alias Dukun As (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

Pada tahun 27 April 1998, ia divonis mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Lubuk Pakam karena terbukti bersalah melakukan pembunuhan terhadap wanita-wanita tersebut. Ia dieksekusi pada Kamis 10 Juli 2008, tepatnya pukul 22.00 oleh tim eksekusi Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara.

 

2. Baekuni alias Babe

Jumlah Korban 14 Orang

Baekuni alias Bungkih alias Babe adalah pelaku sodomi sekaligus pembunuhan terhadap 14 anak yang semua korbannya di mutilasi. Pembunuhan yang dilakukan Babe diduga dilakukannya sebagai penyakit kelainan orientasi seksual akibat pengalaman buruk di masa kecilnya.

 

[spoiler]

Baekuni alias Babe (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Perbuatan Babe tergolong sadis dan kejam. Ia menyodomi semua korbannya setelah korban tewas, cara yang ia pakai selalu sama dan sangat konvensional. Calon korban ia bawa ke rumah kontrakan, dan di situ sang korban dijerat lehernya dengan tali, kemudian dimutilasi.
Menurut Baekuni, perkenalannya dengan anak-anak terjadi pada 1999, dua tahun pertamanya di Jakarta, saat ia alih profesi dari supir angkot ke pedagang asongan, dan berkenalan dengan banyak anak jalanan. Iapun seperti menjadi pelindung bagi anak-anak jalanan itu.

 

3. Siswanto alias Robot Gedek

Jumlah Korban 12 Orang

Siswanto atau dikenal sebagai Robot Gedek adalah terhukum karena perbuatan kriminal berupa sodomi disertai pembunuhan anak kecil (gelandangan) di sekitar Jakarta dan Jawa Tengah pada rentang waktu 1994-1996 dengan korban 12 orang anak. Karena perbuatannya itu, ia dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, namun sebelum menjalani hukuman tersebut, ia meninggal dunia karena serangan jantung pada tanggal 26 Maret 2007.

 

[spoiler]

Siswanto alias Robot Gedek (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

Semula, Robot Gedek bukanlah siapa-siapa. Tak lebih, dia hanya manusia terpinggir yang terdampar di riuh rendahnya Jakarta. Tiba-tiba dia menjadi berita besar pada sekitar 1997. Ketika itu ia berurusan dengan polisi lantaran menyodomi sejumlah anak jalanan. Para korban tersebut selain disodomi juga dibunuh. Dalam melakukan aksinya, tersangka selalu meninggalkan bukti kejahatan dengan menyilet perut korban.

 

4. Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang

Jumlah Korban 11 Orang

Very Idham Henyansyah, atau dikenal dengan panggilan Ryan adalah seorang tersangka pembunuhan berantai di Jakarta dan Jombang. Kasusnya mulai terungkap setelah penemuan mayat termutilasi di Jakarta. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, terungkap pula bahwa Ryan telah melakukan beberapa pembunuhan lainnya dan dia mengubur para korban di halaman belakang rumahnya di Jombang.

 

[spoiler]

Very Idham Henyansyah alias Ryan Jombang (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Menurut pengakuannya sampai saat ini korban Ryan yang pertama adalah Guruh Setyo Pramono alias Guntur (27) yang dibunuh pada bulan Juli 2007. Di rumah orang tua Ryan di Jombang, kepala Guntur dipukul dengan benda keras hingga tewas, mayatnya lalu digulung dengan kasur dan di bakar. Sisa-sisa tubuh Guntur kemudian di gulingkan ke dalam kolam ikan di halaman belakang rumah lalu dikubur dengan tanah. Setelah media memberitakan kasus mutilasi yang dilakukan Ryan, banyak masyarakat melaporkan kerabat mereka yang hilang setelah sebelumnya diketahui bersama Ryan. Polisi akhirnya membongkar bekas kolam ikan di belakang rumah orang tua Ryan di Jombang dan menemukan empat tubuh manusia di dalamnya, sebagian besar sudah tinggal kerangka. Ryan kemudian juga mengakui pembunuhan enam orang lainnya dan tubuh mereka ditemukan ditanam di halaman belakang rumah yang sama. Sehingga total sudah ditemukan sebelas korban pembunuhan Ryan.

 

5. Rio Alex Bulo alias Rio Martil

Jumlah Korban 4 Orang

Antonius Rio Alex Bulo atau lebih dikenal dengan nama Rio Martil adalah pembunuh empat orang yang diketahui sebagai pemilik rental mobil yang kemudian mobilnya dicuri oleh Rio. Nama Rio Martil muncul dikarenakan ia membunuh dengan menggunakan martil. Ia divonis mati Pengadilan Negeri Purwokerto pada 14 Mei 2001 yang kemudian dijebloskan ke penjara Nusakambangan. Pada tanggal 8 Agustus 2008 ia dihukum mati oleh regu tembak dan dimakamkan di Kejajar, Banyumas, Banyumas. Sebelumnya, pada Mei 2005, ia membunuh lagi seorang koruptor bernama Iwan Zulkarnaen, di dalam LP Nusa Kambangan tempat dimana dirinya menunggu vonis mati.(**)

 

[spoiler]

Rio Alex Bulo alias Rio Martil (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

Sumber: dari berbagai sumber, old.uniknya.com, Maret 2012

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com