5 Perempuan Dalam ‘Lirikan’ Para Legenda Rock Dunia (Bagian I)

Oleh: Galih Pakuan

[UNIKNYA.COM]: Sebuah ungkapan mengatakan dibalik kesuksesan para pria hebat terdapat kekuatan seorang perempuan. Perempuan dengan segala keindahan dan kebaikan yang dianugrahkan Tuhan,selalu hadir memikat dan mengundang gerak rasa para lelaki yang ada di sekitarnya. Para perempuan juga telah banyak menginspirasi para seniman dan musisi lelaki dalam menciptakan dan menghasilkan karya yang indah dengan segala misterinya. Sebut saja lukisan Monalisa karya Leonardo Da Vinci, dalam era modern mungkin mendiang Puteri Diana Spencer yang menginspirasi lagu Candle in the Wind-nya Elton John. Berikut old.uniknya.com merangkum 5 perempuan yang menginspirasi lirik lagu para lelaki legenda rock dunia:

 

 

1. Pattie Boyd

 

[spoiler]

Pattie Boyd (sumber: toptenz.net:,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Di tahun 60’an, Pattie adalah seorang perempuan muda yang juga seorang model kecantikan di Inggris. Keanggunan, kecantikandan keindahan sinar matanya rupanya memikat hati seorang George Harrison, seorang gitaris band legendaris asal Liverpool, Inggris, the Beatles. Keduanya bertemu dalam penggarapan sebuah film the Beatles, A Hard Days Night.  Setelah proyek film the Beatles tersebut selesai, keduanya terlibat dalam jalinan asmara sepasang kekasih, seorang model dan seorang gitaris.

Mereka kemudian melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan, atas permintaan George Pattie pun meninggalkan dunia modeling yang telah membesarkan namanya. George menginginkan Pattie menjadi seorang ibu rumah tangga, dan mendampinginya setiap waktu. Terbukti, kehadiran Pattie telah menginspirasi terciptanya sebuah lagu, “Something”, sebuah lagu yang dibawakan dan menjadi popular oleh the Beatles. Namun seiring waktu dan perubahan dinamika kehidupan, George larut dalam sebuah proses pencarian dalam jalan rohani, akibatnya bahtera rumah tangganya pun goyah. Pattie pun menjadi lebih dekat dengan teman akrabnya George, seorang gitaris blues legendaris,Eric Clapton. Bahkan kenyamanan Pattie, berakhir dengan perpecahan rumah tangga, dan beralih ke pangkuan Eric.

Kehadiran Pattie di dalam kehidupan Eric Clapton pun menginspirasi dan terabadikan di dalam sebuah lagu, “Layla”, kehadiran Pattie terasa dalam baris,”Layla, you got me on my kness”. Selain Layla, Eric pun menuliskannya dalam lirik Wonderful Tonight, kedua lagu tersebut diciptakan dalam kesederhanaan dan keindahan melodi gitar khas Eric. Namun malang bagi Eric yang memiliki kebiasaan buruk mengonsumsi minuman alokohol secara berlebihan membuat Pattie gerah dan tidak nyaman, pernikahan mereka berakhir pada tahun 1989.

 

2. Marianne Faithfull

 

[spoiler]

Marianne Faithfull (sumber: toptenz.net:,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Empat tahun menjalin hubungan dengan sang fenomena Mick Jagger, menjadikan Marianne Faithfull sebagai dewi yang menginspirasi lagu-lagu legendaris milik the Rolling Stones. Marianne adalah seorang perempuan keturunan bangsawan Austria, Dinasti Hapsburg, dari pihak ibu. Ayahnya adalah seorang profesor yang mengajar di sebuah universitas di Inggris. Ia diberkahi kecantikan dan keunikan seorang perempuan berambut pirang. Marianne memulai karirnya sebagai seorang penyanyi folk di era pertengahan 60’an, dan menjadi popular setelah menjadi bagian dari para sosialita di Kota London,Inggris.

Dampak dari pergaulan tersebut menjadikan Marianne dekat dengan salah satu anggota band the Rolling Stones, bahkan ada rumor sebelum memutuskan dengan salah satu anggota sebelumnya ia telah menjajaki tiga lelaki Rolling Stones, dan Mick akhirnya yang ia pilih. Kehadiran seorang Marianne, tidak saja menghiasi romansa Mick saja, melainkan dalam penggarapan sebuah lagu the Rolling Stones. Sebut saja,”As Tears Go By,” yang dibuat oleh Mick dan Keith. Marianne pun menginspirasi lagu the Stones lainnya seperti,”Sister Mrophine” yang merupakan hasil kerjasamanya dengan Mick. dan lagu,”You Can’t Always Get What You Want,” yang juga diilhami oleh Marianne.

Kegagalan pernikahannya bersama seniman John Dunbar, menyisakannya seorang anak. Bahkan semenjak pernikahannya gagal, Marianne terlibat masalah dalam penggunaan narkotika, dan skandalnya bersama Mick Jagger, membuatnya kehilangan hak untuk merawat anak hasil pernikahannya dengan John Dunbar. Setelah hubungannya dengan Mick berakhir, kehidupan Marianne semakin tidak menentu dan bahkan ia kehilangan rumah,sehingga terlunta-lunta di Kota London, namun beruntung ada teman yang menolongnya. Saat ini Marianne dikenal sebagai artis rekaman, dan Broken English adalah salah satu albumnya yang sukses. Namun kehadirannya tidak diabadikan oleh the Rolling Stones saja, the Hollies pun mengabadikannya dalam lagu, “Carrie Ann”.

 

3. Yoko Ono

 

[spoiler]

Yoko Ono (sumber: toptenz.net:,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Siapa yang tidak mengenal sosok perempuan sensasional ini? Bahkan rumor yang menyebar mengatakan bahwa ia adalah sumber perpecahan dan bubarnya band legendaris the Beatles, benar! Ia adalah Yoko Ono, semua orang yang mengikuti perkembangan dan sejarah the Beatles tentu mengenalnya. Namun ia adalah sosok yang setia, semenjak ditinggalkan oleh suaminya, John Lennon, ia semakin gigih dalam meneruskan perjuangan dalam bidang kemanusiaan yang dirintis bersama suaminya. Yoko memulai karirnya sebagai seorang seniman eksentrik, sangat menggambarkan semangat seorang Jepang, kuat dan teguh pendirian, hal yang membuat John Lennon tertarik. Bahkan kehadirannya terabadikan dalam lagu,”Woman” milik John Lennon, dan “Get Back” milik the Beatles.

Yoko Ono adalah seorang perempuan yang ada dalam pergaulan the Beatles, namun sosoknya sangat berbeda dengan semua perempuan yang ada dalam pergaulan sosial ala Inggris di masa itu. Ia hadir dan menyebarkan sebuah keeksotisan, penuh dengan ide, dan imajinatif, walaupun banyak orang yang mempertanyakan kemampuan dan keunggulannya. Kehidupannya bersama John lennon dituliskan secara lugas dan penuh kontroversial dalam sebuah biografi indipenden karya Albert Goldman, “The Lives of John lennon”.

 

4. Linda Eastman

 

[spoiler]

Linda Eastman (sumber: toptenz.net:,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Terlahir dengan nama Linda Louise Eastman pada tahun 1941, seorang fotografer dan pengusaha ini menjadi popular setelah menikah dengan salah satu anggota band the Beatles, Paul McCartney. Linda seorang perempuan yang dibesarkan di lingkungan kaya, Scarsdale, Kota New York. Namun sebuah peristiwa merubah kehidupan Linda selamanya, sang ibu tercinta meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat pada tahun 1962.  Setelah menyelesaikan kuliah seninya, Linda menikah dengan suami pertama, Joseph Melvin Jr, dan memberinya seorang anak bernama heather.  Mereka kemudian bercerai pada tahun 1965, Linda kemudian menjadi fotografer profesional.

Sebelum bertemu dengan Paul, dikabarkan bahwa Linda adalah seorang sosialita yang bonafid, ia seringkali terlihat berpergian bersama seorang rockstar. Ia kemudian bertemu dengan Paul di akhir musim semi tahun 1967 di Kota London. Mereka kemudian menikah pada tahun 1969 yang berlangsung di Marylebone Registry Office, saat itu Linda sedang mengandung bayi Mary. Pernikahannya bersama Paul, memberikan tiga orang anak. Setelah the beatles bubar, Linda pun semakin terlibat secara musikalitas dengan Paul, ia menjadi anggota the Wings, sebagai seorang keyboardist. Selain itu, kehadiran Linda pun diabadikan Paul dalam lagu, “No More Lonely Nights”, danMaybe I’m Amazed” .

5. Courtney Love

 

[spoiler]

Courtney Love (sumber: toptenz.net:,old.uniknya.com)

 [/spoiler]

Terserah Anda dalam memandang sosok perempuan grunge yang satu ini, Courtney Love, namun faktanya ia adalah seorang perempuan yang dicintai dan dinikahi oleh Kurt Cobain, seorang musisi rock legendaris, mesin gerinda dari band Nirvana asal Seattle, Amerika Serikat. Namun Kurt memang tidak begitu saja memilih dia sebagai seorang istri dan ibu bagi Frances Bean Cobain, Love adalah seorang musisi dan penulis berbakat. Namun keterlibatannya dalam penggunaan narkotika bukanlah rahasia umum, dan membuatnya semakin liar.

Ketika Love bertemu dengan Kurt, saat itu ia sedang menjalin hubungan dengan seorang musisi popular lainnya, Bill Corgan, vokalis band Smashing Pumkins. Namun pada akhirnya ia memilih Kurt sebagai pasangan, kemudian mereka menikah pada Februari tahun 1992, dan saat itu Love sedang mengandung bayi, Frances. Namun pernikahan mereka tidak berlangsung lama, sebuah peristiwa kontroversial terjadi, sang suami Kurt memutuskan untuk bunuh diri pada tahun 1994. Sebuah buku kontroversial, “Love and Death”, bahkan menyatakan bahwa Love sangat berperan dalam terjadinya peristiwa kematian Kurt Cobain.

Seperti apapun sosok Cortney Love, dikabarkan bahwa kehadirannya telah menginspirasi para lelaki yang dekat di kehidupannya. Seperti lagu, “Heart-Shaped Box” dan “You Know You’re Right”, milik Nirvana, “Disarm” milik Smashing Pumpkins, dan “I’ll stick Around” milik Foo Fighters. (**)

 

Sumber: toptenz.net, listverse.com, Maret 2012.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com