5 Hutan Unik dan Aneh (Bagian I)

Oleh: Ilham Santoso

[UNIKNYA.COM] Isu pencemaran udara sudah semakin tegang di dunia. Sayangnya, Indonesia yang dijadikan paru-paru dunia, hutannya perlahan-lahan lenyap karena penebangan liar dan pendirian industri-industri. Gerakan-gerakan “hijau” dan pelaku industri bersaing mempertahankan misi masing-masing. Di pihak manakah Anda? Berikut old.uniknya.com merangkum lima hutan unik dan aneh di seluruh dunia. Mudah-mudahan artikel ini dan artikel sebelumnya terkait alam, khususnya yang mendorong gerakan hijau, bisa memberikan Anda inspirasi untuk ikut berpartisipasi dalam menyelamat bumi.

 

1.    Hutan Pulau Sentinel Utara (North Sentinel Island Forest)

 

[spoiler]

Hutan Pulau Sentinel Utara (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

“Saya percaya bahwa permasalahan terbesar kita adalah permasalahan yang sama yang sedang dihadapi oleh semua bangsa di dunia, dan itu adalah pengrusakan habitat.” Steve Irwin.

Pulau Sentinel Utara (North Sentinel Island) adalah salah satu Pulau Andaman di Teluk Bengal, Asia Selatan. Pulau ini terletak di sebelah barat dari bagian selatan Pulau Andaman Selatan. Pulau Sentinel Utara ini unik karena dikelilingi oleh terumbu karang dan memiliki sedikit pelabuhan alami. Untuk alasan itulah mengapa area ini tidak pernah dihuni oleh orang Eropa dan ditebang. Hampir seluruh pulau ini ditutupi oleh pohon yang usianya telah tua dan memiliki luas 72 km² (27.8 sq mi). Pulau Sentinel Utara telah menjadi rumah bagi suku pra-Neolitik terakhir yang dikenal sebagai Sentinelese.

 

2.    Hutan Bengkok (Crooked Forest)

 

[spoiler]

Hutan Bengkok (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

“Peristiwa terpenting dalam hidup muncul ketika kita menghadapi sebuah pemikiran yang mengejutkan.” Ralph Waldo Emerson.

The Crooked Forest adalah sebuah hutan kecil terdiri dari pohon pinus yang bentuknya ganjil dan berlokasi diluar desa Nowe Czarnowo, Polandia barat. Hutan ini mengandung sekitar 400 pohon pinus yang tumbuh membengkok 90 derajat pada dasar batangnya. Semua pohon di sana bengkok ke arah utara dan dikelilingi oleh sebuah hutan yang lebih besar yang dilebati oleh pohon pinus yang tumbuhnya lurus. Pohon-pohon bengkok ini ditanam sekitar tahun 1930 ketika area ini berada di dalam provinsi Pomerania, Jerman.

 

3.    Hutan Merah (Red Forest)

 

[spoiler]

Hutan Merah (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

“Angin sepoi-sepoi menyapu jagung, dan semua alam tertawa di bawah sinar mentari.” Anne Bronte

 

Hutan Merah atau Worm Wood Forest berlokasi di dalam area seluas 10 kilometer (6.2 mile) mengelilingi Pembangkit Tenaga Nuklir Chernobyl, dekat kota Pripyat, Ukraina. Setelah kecelakaan nuklir Chernobyl tanggal 26 April 1986, Worm Wood Forest ini berubah warna menjadi cokelat jahe dan mati. Selama usaha pembersihan, hampir semua pohon dilibas dan dikubur dalam “kuburan limbah.” Parit-paritnya ditutup dengan “karpet pasir” dan ditimpah dengan anak-anak pohon pinus baru. Kini, Red Forest menjadi salah satu area paling terkontaminasi di dunia. Hutan ini mengandung campuran pinus tua, bersama dengan pohon-pohon baru yang ditanam pada tahun 1986. Lebih dari 90% radioaktifitas Red Forest dikonsentrasikan di dalam tanah.

 

4.    Perbukitan Kastanye (Chestnut Hills)

 

[spoiler]

Perbukitan Kastanye (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

“Di bawah pohon kastanye yang tersebar saya menjual Anda dan Anda menjual saya: Disana mereka berada, dan disini kita berada, di bawah pohon kastanye yang tersebar.” George Orwell.

Kutukan kastanye adalah sebuah penyakit membinasakan yang telah menyerang pohon kastanye Amerika dan menyebabkan kepunahan massal pohon di Amerika Serikat bagian timur. Penyakit ini secara tak sengaja menyerang Amerika Utara sekitar tahun 1900, melalui impor kayu kastanye atau melalui impor pohon kastanye. Sekitar tahun 1940, hampir semua pohon kastanye Amerika hilang. Pohon menakjubkan ini tumbuh setinggi 200 kaki (61 meter), dengan diameter batang 14 kaki (4.2 meter).

 

5.    Lautan Pohon (Sea of Trees)

 

[spoiler]

Lautan Pohon (sumber: blogspot.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

“Kelaziman bunuh diri, tak diragukan lagi, adalah sebuah ujian dari tingginya peradaban; hal ini berarti bahwa pertumbuhan penduduk di negara terkait sedang menyudahi sistem intelektual dan kuat sampai pada titik tegangnya dan hal ini juga berarti bahwa ujian tersebut kadang menyentak.” Henry Ellis.

 

Lautan Pohon atau Aokigahara adalah sebuah hutan yang berlokasi di dasar utara Gunung Fuji, Jepang. Hutan ini mengandung sejumlah gua-gua besar yang tersembunyi dan pohon-pohon raksasa. Hutan ini sangat gelap dan pohon-pohonnya tumbuh tebal, sehingga satu-satunya cahaya yang dapat dilihat dari dalam hutan itu adalah hanya sekumpulan sinar matahari. Aokigahara tidak memiliki margasatwa dan dikenal sebagai tempat yang cukup menakutkan. Pada masa modern, Sea of Trees telah memperoleh reputasi atas dua hal, pemandangan Gunung Fuji yang mempesona dan bunuh diri. Saat ini tidak ada statistik yang dapat diandalkan untuk total angka bunuh diri di dalam hutan tersebut. Namun pada tahun 2004, 108 mayat ditemukan di dalam Aokigahara. (**)

 

Sumber: berbagai sumber, old.uniknya.com, Maret 2012

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com