5 Kecanduan Para Penulis Dunia (Bagian I)

Oleh : Triasterina Lastanti (kontributor old.uniknya.com)

[UNIKNYA.COM]: Berlebihan itu merupakan hal yang kurang baik, seperti halnya bila seseorang memiliki kecanduan terhadap sesuatu. Sebagai seorang figur, penulis tak luput dari sorotan para penggemarnya, termasuk jika ia memiliki hal yang kurang pantas untuk ditiru, terlepas dari menarik atau bagusnya karya yang telah ia hasilkan. Beberapa penulis memiliki kecanduan, alih-alih dari pencarian inspirasi. Untuk isu ini, Uniknya.com telah merangkum 5 kecanduan para penulis dunia:

 

1. Honore de Balzac (Kopi) 

Kopi sebagai minuman yang bisa membuat terjaga mungkin menjadi salah satu pilihan untuk para penulis untuk tetap bisa mengerjakan karyanya dan mungkin mengusir sedikit kepenatannya. Ada beberapa penulis yang bisa menghabiskan kopi pada saat menulis karyanya, salah satunya Honore de Balzac.

Honoré de Balzac, seorang penulis naskah drama dan novelis asal Prancis, yang memiliki kecanduan meminum kopi. Balzac bisa menghabiskan 50 cangkir kopi setiap harinya. Lebih mengejutkan lagi, ia akan langsung memakan langsung bubuk kopi jika menurutnya ia sudah cukup untuk meminum  seduhan kopinya. Menurutnya kopi bisa menstimulasi kecepatan ide pada otaknya, lebih jelasnya ia mengungkapkan bahwa kopi bisa membinasakan perutnya seperti seorang penggendara kereta kuda yang  mencambuk kudanya untuk terus berjalan.

“Banyak orang meyakini bahwa kopi bisa mendatangkan inspirasi untuknya, tetapi pada kenyataannya kopi akan membuat orang merasakan kebosanan yang lebih” -Honoré de Balzac.

 

[spoiler]

Honore de Balzac (Kopi) (sumber: flavorwire.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

2. Lord Byron (Seks) 

Lord Byron dikenal sebagai penulis yang memiliki kecanduan pada seks. Diprediksi lebih dari 250 perempuan di Venice yang telah berhubungan seks denganya dalam setahun. Bisa jadi ini karena dia seorang penyair yang dikenal dengan ‘bunga’ kata-kata. Beberapa perempuan yang pernah dia tiduri antara lain adalah Lady Caroline Lamb dan sepupunya Anne Isabella, yang ia nikahi kemudian. Tentunya untuk mengingat 250 perempuan yang ia tiduri sangatlah sulit. Untuk hal ini Lord Byron pun mempunyai kebiasaan yang unik, mendekati menjijikan, yaitu dengan cara mengoleksi rambut di daerah pribadi para wanita tersebut dan memasukannya ke dalam amplop yang sudah ditulisi nama dari perempuan tersebut.  “Sialan, mencintai perempuan! Seperti diketahui bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan dan juga menakutkan ” -Don Juan-

 

[spoiler]

Lord Byron (Seks) (sumber: flavorwire.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

3. Elizabeth Berrett Browning (Opium) 

Elizabeth Browning mulai mengonsumsi opium saat ia berusia 15 tahun, untuk mengobati cedera tulang belakang. Di umur 30-an Elizabeth terjangkit penyakit pada hati dan paru-parunya. Di tahun 1845, ia mengonsumsi 60 tetes Laudanum, sejenis opium dengan tambahan morphine dan codeine, setiap hari yang merupakan dosis yang sangat banyak untuk dikonsumsi. Pada suratnya kepada saudara laki-lakinya, Elizabeth menuturkan bahwa opium bisa membuat sistem syarafnya berkerja dengan baik dan seimbang.

Entah ini semacam kecanduan atau memang proses penyembuhan penyakitnya, yang jelas hal ini merupakan sesuatu kecanduan yang benar-benar mengejutkan.

 

[spoiler]

Elizabeth Berrett Browning (Opium) (sumber: flavorwire.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

4. Paul Verlaine (Alkohol) 

Paul Verlaine, seorang penyair asal Prancis, memiliki kecanduan pada minuman beralkohol tinggi yaitu Absinthe. Paul Verlaine sering sekali mengunjungi kedai minuman yang bernama  Marquise de Ricard. Setelah ia mengakhiri hubungan asmaranya dengan Arthur Rimbaud , ia menjadikan Absinthe menjadi pelariannya, Ironisnya kecanduan ini pun yang menyebabkan tertembaknya sang kekasih. Paul Verlaine dipenjara selama 2 tahun karena kasus ini. Setelah keluar dari penjara, ia menyerah dengan kehidupan masa lalunya kecuali dengan Absinthe, bahkan di akhir ajalnya pun ia sempat menenggak minuman tersebut.

 

[spoiler]

Paul Verlaine (Alkohol) (Sumber: .alandia.de,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

5. Fyodor Dostoevsky (Judi) 

Fyodor Dostoevsky, adalah penulis cerita pendek, essai dan novelis, dikenal dengan tulisannya yang bertema politik dan psikologi, sedikit condong ke marxisme. Tapi hal ini tidak membuatnya untuk memiliki kecanduan berjudi. Di pertengahan 60-an, setelah kematian istri dan saudara laki-lakinya, ia menghadapi depresi dan kebangkrutan. Hal ini yang menjadikan ia mulai berjudi, terutama Roulette, yang sayangnya ini tidak mendatangkan keberuntungan untuknya. Karena berhutang dengan penerbitnya, Dostoevsky terpaksa terburu-buru menyelesaikan Crime and Punishment dan kemudian dilanjutkan dengan The Gambler, untuk menutupi hutang-hutangnya.(**)

 

[spoiler]

Fyodor Dostoevsky (Judi) (Sumber:Fyodor Dostoevsky, old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Sumber : Flavorwire.com, old.uniknya.com, Januari 2012.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com