5 Peran Matahari dalam Kebudayaan dan Kepercayaan

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Matahari adalah bola raksasa yang terbentuk dari gas hidrogen dan helium. Matahari termasuk bintang berwarna putih yang berperan sebagai pusat tata surya. Seluruh komponen tata surya termasuk 8 planet dan satelit masing-masing, planet-planet kerdil, asteroid, komet, dan debu angkasa berputar mengelilingi matahari. Karenanya tak heran jika matahari, oleh berbagai peradaban begitu diagungkan dan menjadi sumber inspirasi dalam banyak hal. Berikut old.uniknya.com himpun untuk anda:

 

1. Matahari dalam Mitologi Mesir

Ra adalah dipuja sebagai Dewa Matahari sekaligus pencipta di kebudayaan Mesir Kuno. Pada hieroglif, matahari digambarkan sebagai sebuah cakram. Ra menyimbolkan mata langit sehingga sering digambarkan sebagai cakram yang berada pada kepala burung falkon atau cakram bersayap. Dewa Ra dipercaya mengendarai kereta perang melintasi langit di siang hari. Dewa Ra juga digambarkan sebagai penjaga pharaoh atau Raja Mesir. Selain itu, Ra digambarkan sebagai dewa yang sudah tua dan tinggal di langit untuk mengawasi dunia.

 

[spoiler]

Ra (sumber: mythencyclopedia.com)

[/spoiler]

 

2. Matahari dalam Mitologi India

Dalam mitologi India, matahari disebut dengan nama Surya. Selain sebagai matahari itu sendiri, Surya juga dikenal sebagai dewa matahari. Kata surya berasal dari bahasa Sanskerta sur atau svar yang berakhir bersinar. Surya digambarkan sebagai dewa yang memegang keseimbangan di muka bumi.  Penyembahan matahari telah dilakukan oleh penganut kepercayaan Hindu selama ribuan tahun. Kini perayaan matahari terbit masih dilangsungkan di pinggiran Sungai Gangga yang terletak di kota tersuci di India, kota Benares. Surya Namaskar atau penghormatan kepada matahari adalah sebuah gerakan penting dalam yoga.

 

[spoiler]

Mitologi India (Sumber: wikimedia.org)

[/spoiler]

 

3. Matahari dalam Mitologi Yunani

Helios adalah dewa matahari dalam mitologi Yunani. Helios disebut juga sebagai Sol Invictus di kebudayaan Romawi. Selain itu, Helios juga merupakan sisi lain dari Apollo. Dikisahkan Helios adalah dewa yang bermahkotakan halo matahari dan mengendarai kereta perang menuju ke angkasa. Helios adalah dewa yang bertanggung jawab memberikan cahaya ke surga dan bumi dengan cara menambat matahari di kereta yang dikendarainya.

 

[spoiler]

Helios (Sumber: macedoniansincanada.com)

[/spoiler]

 

4. Matahari dalam Mitologi Inca

Bangsa Inca menyembah dewa matahari yang bernama Inti, sebagai dewa tertinggi. Dewa Inti dipercaya menganugerahkan peradaban Inca kepada anaknya, Manco Capac, yang juga merupakan raja bangsa Inca yang pertama. Bangsa Inca menyebut diri mereka sebagai anak-anak matahari. Setiap tahun mereka memberikan persembahan hasil panen dalam jumlah besar untuk upacara-upacara yang berhubungan dengan penyembahan matahari.

 

[spoiler]

Mitologi Inca (Sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

5. Matahari dalam Mitologi Aztec

Suku Aztec menyembah Huitzilopochtli, yang merupakan dewa perang dan simbol matahari. Setiap hari Huitzilopochtli dikisahkan menggunakan sinar matahari untuk mengusir kegelapan dari langit, namun setiap malam dewa ini mati dan kegelapan datang kembali. Untuk memberi kekuatan pada dewa mereka, bangsa Aztec mempersembahkan jantung manusia setiap hari.

 

[spoiler]

Huitzilopochtli (Sumber: freewebs.com)

[/spoiler]

 

Tambahan:

 

Matahari dalam Mitologi Maya dan Jepang

Dewa matahari yang disembah oleh bangsa Maya adalah Kinich-ahau. Kinich-ahau adalah pemimpin bagian utara. Shintoisme merupakan agama yang berinti pada penyembahan matahari masih terus bertahan di Jepang. Jepang memiliki julukan “Negara Matahari Terbit”.(**)

 

[spoiler]

Kinich-ahau (Sumber: wikispaces.com)

[/spoiler]

 

Sumber :wikipedia.org, old.uniknya.com, Januari 2012

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com