5 Penemuan Spesies Baru di Tahun 2011

Oleh: Galih Pakuan

[UNIKNYA.COM]: Semakin tua usia planet bumi ini, maka ilmu dan pengetahuan pun semakin berkembang sehingga satu demi satu misteri dan penemuan baru banyak ditemukan. Ilmu dan pengetahuan secara lahiriah membimbing para ilmuwan dan peneliti untuk memuaskan rasa keingintahuan mereka dalam mengungkapkan berbagai tabir yang ada di bumi ini. Berikut old.uniknya.com merangkum 5 penemuan spesies baru di tahun 2011:

 

1. Kumbang Roosevelti

Nama serangga berikut ini terinsipirasi dari nama seorang presiden Amerika, Theodore Roosevelt, seorang tokoh dunia yang juga pecinta lingkungan dan kehidupan alam.  Nama tersebut diberikan oleh dua orang ilmuwan dari Universitas Arizona State University dan University of New Mexico. Mereka menemukan dan mengidentifikasikan spesies baru yakni seekor kumbang bulu berwarna gelap, gempal dan memiliki kaki kecil berwarna keemasan. Kumbang ini memiliki nama latin Stenomorpha roosevelti. Kumbang ini bukan satu-satunya yang terinspirasi dari nama tokoh dunia, sebelumnya Quentin Miller (sang ilmuwan), juga menamakan beberapa kumbang seperti Agathidium bushi, A.cheneyi dan A. Rumsfeldi, ketiga nama tersebut diambil dari George Bush-Dick Cheney-Donald Rumsfeld. Hal ini tidak saja memperlihatkan kepeduliannya terhadap dunia politik, namun juga dunia perfilman dan literatur seperti Darth Vader untuk Agathidium vaderi serta Stephen Colbert untuk Agapomorphus.

 

[spoiler]

Kumbang Roosevelti (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

2. Kumbang Loncat Misterius Dari New Caledonia

Apa yang lebih buruk dari seekor kumbang? Tentu saja seekor kumbang yang mampu melompat seperti kutu. Namun faktanya itulah yang ditemukan di New Caledonia (baca:kaledonia), yakni dua jenis kumbang yang mampu meloncat. Para peneliti yang menganalisa DNA dari kedua spesies ini menyatakan bahwa kumbang tersebut memakan tanaman—jenis tanaman yang tidak ditemukan di tempat manapun juga. Sehingga para ilmuwan tersebut belum dapat mengungkapkan informasi secara pasti mengenai dua spesies kumbang ini. Sehingga jika Anda menemukan seekor kumbang asing maka, Anda pun diharuskan mencari tanaman asing pula yang tumbuh disekitarnya.

 

[spoiler]

Caledonia (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

3. Jamur yang Menghipnotis Semut

Sekelompok peneliti semut kayu dari Brazil baru mengetahui ketika mereka mengidentifikasikan empat jenis jamur yang memengaruhi empat tipe semut kayu berbeda. Masing-masing Jamur tersebut sepertinya memengaruhi pola kehidupan keempat semut tersebut. Ketika jamur tersebut termakan oleh semut, maka sang semut akan berubah perilakunya, memaksa mereka untuk berpetualang mencari sebuah tempat untuk menemukan sebuah tempat subur yang cocok bagi jamur berspora. Setelah itu maka semut tersebut akan mati, dan jasadnya menjadi media jamur untuk tumbuh hingga cukup tinggi. Dan demikian seterusnya jamur tersebut akan memanipulasi semut lainnya untuk berspora.

 

[spoiler]

Jamur yang Menghipnotis Semut (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

4. Harry Potter dan Blast-Ended Skrewt

Blast-Ended Skrewt adalah sejenis lobster  yang tidak memiliki cangkang, serta kepala yang tidak mudah dikenali, namun mahluk ini dikenal memiliki temperamen yang buruk. Bagi Anda pencinta film Harry Potter mahluk ini sudah tidak asing lagi, namun lobster ini ditemukan oleh para ilmuwan dalam sebuah ekspedisi di Filipina. Tidak seperti blast-ended skrewt yang diceritakan di dalam novel dan film Harry Potter, lobster dari Filipina ini memiliki sifat pemalu—mereka banyak menghabiskan waktunya berada di dalam celah bebatuan. Satu hal yang harus diketahui, ketika Anda menemukan lobster yang tidak bercangkang ini, Anda adalah orang yang beruntung.

 

[spoiler]

Blast-Ended Skrewt (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

 Spesies baru dari Nembrotha nudibranch (siput laut), yang ditemukan selama penyelenggaraan  California Academy of Sciences’ 2011, Ekspedisi Keanekaragaman Hayati di Filipina.

 

5. Mata Rantai Dinosaurus yang Hilang

Dinosaurus bisa saja dikatakan telah punah berjuta-juta tahun yang lalu, namun hal ini tidak menghentikan berbagai penemuan spesies baru dilihat dari berbagai bentuk fosilnya. Salah satunya adalah Daemonosaurus chauliodus, yang hidup 205 juta tahun lalu—selama masa periode Triassic. Daemonosaurus merupakan binatang buas berkaki dua dan memiliki bola mata yang besar. Penemuan fosil Daemonosaurus ini sangat penting karena bentuk tubuhnya yang lebih primitif, seekor dinosaurus berkaki dua dikenal juga dengan istilah theropoda, yang diduga telah punah pada jutaan tahun sebelumnya. Bentuk spesies Daemonosaurus merupakan transisi dari dari bentuk dinosaurus primitif ke modern. (**)

 

[spoiler]

Daemonosaurus (sumber: blogspot.com)

[/spoiler]

 

Sumber: Times.com, old.uniknya.com, 2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com