5 Musisi yang Turut Memopularkan “Strange Fruit”

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: “Strange Fruit” adalah sebuah lagu yang paling terkenal dibawakan oleh Billie Holiday yang mengutuk rasialisme di Amerika, khususnya dalam praktik lynching (memukuli hingga mati) dan pembakaran terhadap orang-orang Afrika Amerika yang banyak terjadi di Selatan pada saat lagu ini dikarang. Jika diterjemahkan bebas, beginilah salah satu syair dari lagunya;

Pepohonan selatan menghasilkan buah yang aneh
Darah bertaburan di dedaunan, dan darah di akar-akar
Tubuh-tubuh hitam terayun-ayun di tiup angin selatan
Buah yang aneh bergelantungan dari pohon-pohon poplar

 

“Buah aneh” yang dimaksudkan dalam lagu ini adalah tubuh orang-orang Afrika-Amerika yang digantung pada waktu lynching. Mereka mengkontraskan pemandangan padang rumput Selatan dengan kebusukan kekerasan rasialis. Liriknya begitu membuat bulu roma bergidik, sehingga Holiday belakangan berkata “Pertama kali aku menyanyikannya, aku pikir ada kesalahan. Ketika selesai tak seorang pun bertepuk tangan. Kemudian seseorang mulai bertepuk tangan dengan galau. Kemudian tiba-tiba semua orang bertepuk tangan.” Berikut old.uniknya.com himpun beberapa artis yang pernah mempopulerkan kembali lagu yang pada 2002 menjadi salah satu lagu dari 50 rekaman yang terpilih oleh Library of Congress untuk dimasukkan ke dalam Daftar Rekaman Nasional Amerika:

 

1. Billie Holiday

Billie Holiday dilahirkan dengan nama Eleanora Fagan dan juga dijuluki “Lady Day”, adalah penyanyi berkebangsaan Amerika Serikat yang sering dianggap sebagai salah satu penyanyi jazz wanita terbesar sepanjang masa, bersama Sarah Vaughan dan Ella Fitzgerald. Salah satu lagunya yang paling terkenal adalah “Strange Fruit” yang mengutuk rasialisme yang terjadi di AS pada zamannya.

 

[spoiler]

Billie Holiday (Sumber: kalamu.com.old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

2. Josh White

Yosua Daniel White, lebih dikenal sebagai Josh White, adalah seorang penyanyi, gitaris, penulis lagu, aktor, dan aktivis hak-hak sipil asal Amerika pada tahun 1930-an. White  besar di Jim Crow Selatan. Selama tahun 1920-an dan 30-an, ia menjadi artis ras  berwarna yang menonjol dan produktif rekaman dengan genre piedmont blues, country blues, gospel, dan lagu-lagu protes sosial. Pada tahun 1931,White pindah ke New York, dan dalam satu dekade saja ketenarannya telah menyebar luas; karya-karyanya yang  termasuk urban blues, jazz, lagu-lagu rakyat tradisional,dan lagu-lagu protes politik. Dia begitu dielukan sebagai aktor di radio,broadway, dan film.

 

[spoiler]

Josh White (Sumber: fineestateliquidation.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

3. Nina Simone 

Eunice Kathleen Waymon atau lebih dikenal dengan nama Nina Simone (21 Februari 1933 - 21 April 2003) merupakan seorang penyanyi, pencipta lagu, dan pianis berkebangsaan Amerika Serikat yang memenangkan 15 nominasi Grammy Award. Dia dilahirkan di Carolina Utara. Berkarier di dunia musik dari tahun 1954 hingga 2003. I Put a Spell on You adalah salah satu albumnya Nina Simone yang dibuat pada tahun 1965 yang diproduksi oleh Philips Records

 

[spoiler]

Nina Simone (Sumber: wordpress.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

4. Jeffrey Scott Buckley 

Jeffrey Scott Buckley ketika kecil dipanggil Scotty Moorhead, adalah penyanyi, penulis lagu, dan pemain gitarAmerika Serikat. Ia adalah anak dari Tim Buckley yang juga seorang pemusik. Buckley mulai dikenal pada awal tahun 1990-an ketika mulai menyanyikan lagu pemusik lain di lokasi-lokasi di East Village, Manhattan, seperti Sin-é, dan kemudian mulai membuat lagu sendiri. Buckley lalu digandeng oleh perusahaan rekaman Columbia, dan merilis album solo berjudul Grace.

 

[spoiler]

Jeffrey Scott Buckley (sumber: tumblr.com.old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

Pada dua tahun berikutnya, Buckley dan grup musiknya melakukan tur untuk mempromosikan albumnya, antara lain dengan konser di Amerika Serikat,Eropa, Jepang, dan Australia. Pada tahun 1997, Buckley selesai melakukan tur dan bermukim di Memphis, Tennessee, untuk bereksperimen dengan bahan baru untuk pembuatan album ke-dua. Saat di sana, Buckley merekam beberapa demo musik dan sempat menyelesaikan album ke-duanya yang diproduseri Tom Verlaine. Jeff Buckley tenggelam ketika sedang berenang malam hari di Sungai Wolf. Jenazahnya ditemukan pada 4 Juni 1997.

 

5. UB40

UB40 adalah kelompok reggae yang dibentuk pada 1978 di Birmingham. Namanya diambil dari formulir untuk orang tunakarya, yaitu Unemployment Benefit, Form 40. Dibentuk oleh Ali Campbell dan Brian Travers yang berkeliling Birmingham sambil menempelkan poster UB40 di mana-mana. Konser pertama mereka adalah pada tanggal 9 Februari 1979 di The Hare & Hounds Pub, Kings Heath, Birmingham untuk pesta ultah seorang teman mereka. UB40 mulai terkenal ketika Chrissie Hynde mengundang mereka sebagai band pembuka The Pretenders. Single pertama UB40, “King”/”Food For Thought” diterbitkan oleh Graduate Records. Single tersebut mencapai #4 di UK Singles Chart.

 

[spoiler]

UB40 (Sumber: .starpulse.com,old.uniknya.com)

[/spoiler]

 

UB40 baru mencapai sukses di AS setelah album Labour of Love, kumpulan lagu cover, pada 1983. Album ini mencapai #1 di UK dan #8 di Billboard Top 200. Hit dari album ini adalah “Red Red Wine”, cover dari lagu Neil Diamond. Single terlaris mereka adalah cover lagu Elvis Presley ”(I Can’t Help) Falling In Love With You” yang dimasukkan ke soundtrack film Sliver dan mencapai #1 di Eropa dan AS.(**)

 

Sumber: Dari berbagai sumber, old.uniknya.com, Desember 2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com