Orang pemalu, lebih bisa dipercaya.

Oleh: Mia Abdurahman

[UNIKNYA.COM]: Anda tidak perlu menutupi muka yang merah karena malu. Sebab, studi psikologi menunjukkan kondisi seperti itu justru dipandang sebagai orang yang dapat dipercaya. Demikian kesimpulan tim penelitian dari Universitas California, Berkeley, AS, yang melibatkan 60 mahasiswa sebagai responden mereka.

 

Malu (Sumber: river1037.com)

 

Peneliti Robb Willer melakukan serangkaian percobaan memanfaatkan testimonial video, games kepercayaan, dan survei untuk mengukur hubungan antara malu, dan prososial-atau perilaku positif terhadap orang lain. Menurut Willer, partisipan pemalu dinilai sebagai orang yang dapat dipercaya. Oleh karena itu, lanjutnya, fisik yang menandai perasaan malu bukanlah sesuatu yang harus dilawan, melainkan bagian yang harus dapat dimanfaatkan.(**)

Sumber: Media Indonesia, old.uniknya.com, November 2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com