5 Tokoh yang Dipenjara Karena Prinsipnya

Oleh: Bintang Mian (Kontributor old.uniknya.com)

[UNIKNYA.COM]:  Keyakinan dan prinsip hidup bersama kebenaran tidak selamanya menemui jalan lurus. Terutama jika berhadapan dengan kekuasaan pemerintah, keyakinan itu bisa membentur kokohnya tembok kekuasaan.. Berikut 5 tokoh yang harus menjalani hidup dibalik terali besi bersama prinsip kebenarannya:

1.    Ho Chi Minh

Pada 1940, Ho Chi Minh memperjuangkan pembebasan Vietnam dari kolonialisme Prancis dengan menggalang dukungan dari pemerintahan Nasionalis pimpinan Chiang Kai-Sek saat berkunjung ke Cina. Namun perjuangannya berakhir di penjara selama 18 bulan. Selama di balik terali besi, Ho membuat buku “Notebook from Prison” dengan isi spirit revolusi. Pada 1954, Ho berhasil membebaskan Vietnam dari Prancis dan mendirikan wilayah sosialis di bagian utara negeri

Ho Chi Minh dan Phan Van Dong, Hanoi, 1965 (sumber foto : thefreemanview.com)

 

Ho Chi Minh 1946 (sumber : en.wikipedia.org)

 

2.    Martin Luther King Jr.

Pejuang hak sipil paling ternama di Amerika Serikat. Kampanye politik King mendapat perhatian pada 1955, salah satunya dalam membuat berakhirnya pemisahan bus untuk warga kulit berwarna yang dikenal dengan insiden bus Rosa Parks. Selama perjuangannya menghilangkan diskriminasi rasial, sedikitnya King ditangkap 30 kali. Dan yang paling terkenal saat pembacaan petisi “Letter from Birmingham Jail” di penjara pada 1963. Perjuangan King berakhir dengan mendapatkan Nobel Perdamaian pada 1964.

Martin Luther King Jr. (sumber gambar : csmonitor.com)

 

Martin Luther King Jr. (sumber gambar : makingdisciples.wordpress.com)

 

3.    Nelson Mandela

Perjuangan kesetaraan hak bagi seluruh rakyat Afrika Selatan dan menentang politik apartheid saat bergabung dengan African National Congress (ANC). Perjuangannya membuat Mandela harus menjalani pengadilan sepanjang 1956-1961. Persidangan dihentikan pada 1962 saat ANC dibekukan pemerintah. Mandela selanjutnya membentuk Umkhonto we Sizwe (Spear of The Nation). Pada 1962 Mandela dihukum 5 tahun penjara dan direvisi pada 1964 menjadi seumur hidup atas tuduhan rencan menggulingkan pemerintahan berkuasa. Hingga 1982 Mandela di penjara di Robben Island dan dipindahkan ke penjara Pollsmoor. Pada 1990 Mandela dibebaskan dan kembali memimpin ANC, selanjutnya mengikuti pemilu multiras pada 1994 dan menjadi presiden kulit hitam pertama di Afsel.

Nelson Mandela di dalam penjara (sumber gambar : filsafat.kompasiana.com)

 

Nelson Mandela (sumber : all-things-ellamental.blogspot.com)

 

4.    Benigno Aquino Jr.

Pernah menjadi senator termuda pada usia 34 tahun. September 1972 saat penguasa Filipina, Ferdinand Marcos menggelar pengadilan militer, Aquino dijebloskan ke penjara. Tujuh tahun berselang Marcos mengizinkan Aquino berobat ke Amerika Serikat untuk penyembuhan penyakit jantungnya. Sekembalinya dari Amerika, Aquino tewas ditembak di bandara Internasional Manila saat turun dari pesawat (1983). Tewasnya Aquino mengundang reaksi missal untuk mengakhiri rezim Marcos yang telah berkuasa selama 20 tahun Aksi tersebut merestorasi demokrasi di Filipina yang diikuti istri Aquino yaitu Corazon yang dalam pemilu berhasil memenangkannya.

Benigno Aquino Jr. (sumber : im1004.tumblr.com)

 

5.    Aung San Suu-Kyi

Pemimpin oposisi prodemokrasi Burma (kini Myanmar) mendapat nobel perdamaian pada 1991 saat menjalani tahanan rumah. Sempat dibebaskan pada 1995, walaupun sempat bolak-balik mendapat pencekalan. Penahanannya terkait perjuangan demokrasi tanpa kekerasan dan anti rezim militer  yang dilakukannya bersama partai tempat ia berpolitik National League for Democracy (NLD) yang sempat memboikot pemilu, walau akhirnya kembali ikut pemilu pada 1990 dan memenangkan 85% kursi parlemen. (**)

Aung San Suu Kyi (sumber gambar : profjabbott.blogspot.com)

 

Poster Aung San Suu Kyi (sumber : telegraph.co.uk)

 

Sumber: Dari berbagai sumber, old.uniknya.com, Juli 2011

One Response to 5 Tokoh yang Dipenjara Karena Prinsipnya

  1. Pingback: 5 Tokoh yang Dipenjara Karena Prinsipnya | SportSquare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com