5 Fakta Terkait Bosscha

Oleh: Jalaksana Winangoen

[UNIKNYA.COM]: Karel Albert Rudolf Bosscha merupakan orang yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat pribumi pada masa itu dan juga merupakan seorang pemerhati ilmu pendidikan khususnya Astronomi. Begitu banyak peninggalan yang terkait dengan dirinya tersebar khususnya di kota Bandung. Untuk mengetahui sisi lain dari Bosscha, berikut 5 fakta terkait dirinya.

 

1. De Koning der Thee

Perkebunan teh miliknya, adalah perkebunan paling produktif dan berhasil di Hindia Belanda. Sejak tahun 1910 sampai tahun 1923, Bosscha memegang jabatan Ketua dari “Perhimpunan Pengusaha Perkebunan Teh” di Hindia. Dialah orang yang mendirikan Balai Penyelidikan Tanaman Teh di Pangalengan, sekaligus memimpin balai tersebut, selama tahun 1917-1923. Maka julukan “de Koning der Thee” atau “Sang Raja Teh” tak salah disematkan pada dirinya.

Karel Albert Rudolf Bosscha (Sumber: kaskus.us)

 

2. Metrisch Stelsel

Bosscha juga merintis penggunaan ukuran metrik (Metrisch Stelsel) di perkebunannya. Ukuran luas “Bahu” (7.096 m2) diganti dengan ukuran “Hektar”. Jarak Bandung-Pangalengan yang semula ditandai dengan “Pal” (1,5 km), diganti dengan patok kilometer. Dengan menerapkan metode dan penemuan baru dalam teknik dan cara bercocok tanam, onderneming “Malabar” menjadi perkebunan teh yang paling berhasil dan mendatangkan laba terbesar di seluruh Nusantara.

Karel Albert Rudolf Bosscha (Sumber: tri.astraatmadja.org)

 

3. Preanger Telefoon Maatschappij

Pada tahun 1895, Bosscha merintis berdirinya “Preanger Telefoon Maatschappij” (Perusahaan Telefon Priangan) di Bandung. Baru di tahun 1908 perusahaan telefon swasta itu diambil alih oleh pemerintah.

Karel Albert Rudolf Bosscha (Sumber: omdien.wordpress.com)

 

4. Karelbosscha Planetoid

Untuk mengenang jasanya membangun Observatorium Peneropongan Bintang, sebuah planetoid (11431) diberi nama “Karelbosscha”. Planet katai ini berdiameter sekitar 5 km dan berorbit di antara Planet Mars dan Planet Jupiter, dengan jarak rata-rata dari matahari 71 juta km. Kala revolusinya 5,58 tahun.

Karel Albert Rudolf Bosscha (Sumber: Hryoto Kunto, uniknya)

 

 

5. Vervoloog Malabar

Selain ITB, kepeduliannya terhadap dunia pendidikan tanah air, diwujudkan jauh sebelumya. Pada tahun 1901 Bosscha mendirikan sekolah dasar bernama Vervoloog Malabar, yang kini menjadi Sekolah Dasar Negeri II Malabar. Sekolah ini didirikan untuk memberi kesempatan belajar secara gratis bagi kaum pribumi Indonesia, khususnya anak-anak karyawan dan buruh di perkebunan teh Malabar agar mampu belajar setingkat sekolah dasar selama empat tahun. (**)

Karel Albert Rudolf Bosscha (Sumber Heryoto Kunto, uniknya)

 

 

Sumber: Berbagai Sumber, 2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Exit Jangan Lupa Klik Like/Suka www.uniknya.com